BerandaHUKUMDisorot..! DPP LSM GMPSU Temukan Dugaan Pengelapan 1 Ton Beras Bansos Dari...
spot_img

Disorot..! DPP LSM GMPSU Temukan Dugaan Pengelapan 1 Ton Beras Bansos Dari BPN di Kelurahan Kwala Bekala

MEDAN,GLOBALNEWS21.ID –  Berita yang sudah meluas di Kota Medan.di kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor terkait bantuan beras warga ling x dialihkan ke ling xx.menjadi sorotan

Sorotan itupun datang dari DPP LSM GMPSU salah satu lembaga anti korupsi yang ada di Sumatera Utara, menemukan sejumlah kejanggalan adanya dugaan pengelapan terhadap (Bansos) penerima bantuan pangan (PBP)

pengelapan
Ket Gbr : Bukti foto KTP dan wajah kepling xx yang mengambil bantuan beras ling x dari petugas di kantor pos

Dugaan pengelapan Bantuan Sosial (Bansos) berupa beras program dari Badan Pangan Nasional (BPN) sejak priode Januari 2024 di Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor muncul semakin kuat.

Pasalnya ada sejumlah warga di lingkungan x kelurahaan kwala bekala sudah 3 (tiga) bulan mengaku tidak menerima bantuan beras setiap bulan meskipun warga tersebut tercatat di DTKS Dinsos sebagai penerima bantuan pangan (PBP)

Karena mereka merasa terintimidasi langsung melaporkannya ke LSM,laporan masyarakat inipun ditindaklanjuti dilakukan pemantauan dan investigasi oleh Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Garuda Merah Putih Sumatera Utara (DPP LSM GMPSU)

“Sepertinya kami di intimidasi bahkan ada yang mengancam karena ada wartawan yang menaikan berita masalah bantuan beras,karena kami takut ada seperti ancaman maka kami lapor pak ke LSM”ungkap warga

Baca Juga :

Gawat..! Terkuak.3 Bulan Tidak Terima Bantuan Beras,Warga Ling X Geruduk Kantor Lurah Kwala Bekala

Ketum DPP LSM GMPSU ,Dinatal Lumbantobing mengatakan bahwa pihaknya menemukan adanya potensi penggelapan Bansos dari BPN di Kecamatan Medan Johor salah satunya di kelurahan kwala bekala kepada wartawan,Selasa (21/5/2024)

“Iya,atas dasar laporan dari masyarakat yang ditindaklanjuti pemantauan dan investigasi kami menemukan yang mengarah tindak pidana korupsi diduga oknum Lurah dan Kepling melakukan pengelapan 1 ton beras yang tidak tepat sasarannya”ungkapnya

pengelapan
Ket Gbr : Bukti data dari petugas DTKS Dinsos nama-nama warga yang dialihkan bantuannya

Ungkapnya,temuan tersebut dengan modus operandi pengalihan bantuan dengan memakai prosedur SPTJM Perwakilan yang ditandatanggani oleh kepling yang bersangkutan dan disetujui Lurah

“Dari hasil kajian dan analisa kami,bahwa hal ini sudah terjadi sejak priode dibulan Januari hingga di bulan April 2024,dengan modus pengalihan SPTJM Perwakilan ke lingkungan xx kelurahan kwala bekala”ungkapnya

Baca Juga :

Ngerii..! Diduga Sudah 6 Tahun RSU Mitra Medika Buang Limbah Medis di Pemukiman Warga.Direktur Berdalih Itu Sampah Domestik..!

Dijelaskannya,bahwa sesuai data dari SPJM Perwakilan di bulan Maret 2024 ditemukan 115 warga yang sebagai penerima bantuan pangan (PBP) yakni bantuan berasnya di alihkan ke kepling ling xx

“Iya,temuan ini masih di bulan Maret 2024 belum lagi di bulan Januari,Februari ,total dari lingkungan ditemukan 115 Warga yang diduga belum mendapatkan bantuan beras yang telah di alihkan ke kepling ling xx”ungkap DL Tobing sapaan akrabnya

Pihaknya dalam waktu dekat segera menyurati Camat Medan Johor untuk melakukan klarifikasi dan konfirmasi karena potensi pengelapan bantuan ini bukan saja berada di kelurahaan Kwala Bekala tidak tertutup kemungkinan di beberapa kelurahan yang ada di kecamatan medan johor

“Sebelum kami melaporkan ke APH,dalam waktu dekat kami lakukan konfirmasi dan klarifikasi ke Camat Medan Johor. temuan adanya dugaan penggelapan bansos BPN ini tidak terjadi di kelurahan Kwala Bekala saja,Iya…bisa juga terjadi di kelurahan yang lain dan kami sudah dapat datanya “kata DL Tobing

Kata DLTobing,pentingnya peran serta masyarakat melaporkan dugaan tindak pidana korupsi sesuai dasar hukum Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2018 tetang Tata cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Terpisah,saat Globalnew21.id melakukan konfirmasi kepada petugas yang diperbantukan oleh DTKS Dinsos,Agil mengatakan pihaknya sedang melakuakan pemeriksaan terhadap data SPTJM Perwakilan bantuan beras tersebut

“Kami sedang melakukan pemeriksaan SPTJM Perwakilan dari seluruh kelurahaan termasuk Kwala Bekala bang ada 115 pengalihan ke kepling xx,kasih waktu kami bang mungkin satu atau dua hari akan kami informasikan”ujar Agil kepada wartawan saat ditemui di kantor pos,Senin ( 20/5/2024)

pengelapan
Ket Gbr : Kantor Lurah Kwala Bekala Kec.Medan Johor

Lanjutnya,Agil mengatakan bahwa pengambilan bantuan beras yang datang ke kantor pos biasanya langsung warga yang bersangkutan dan kemungkinan hanya kwala bekala yang memakai SPTJM Perwakilan

“Setahu kami bang,warga yang langsung datang mengambil bantuan berasnya,inilah kami masih memeriksa apakah masih ada kelurahan yang lain memakai cara STPJM Perwakilan nanti kami infokan selanjutnya bang”kata Agil

Kemudian,menurut keterangan warga ling x bahwa mereka dipanggil ke kantor lurah dan Seklur hanya memberikan penjelasan terkait bantuan berasnya yang dialihkan ke ling xx

‘Kami disuruh datang ke kantor lurah,dan Seklur hanya memberi penjelasan bilang sabar nanti beras warga yang belum dapat akan diganti”ucap warga

Sementara menurut keterangan Kepling x,Putri Sinta bahwa saat warganya ling x yang datang diundang ke kantor lurah ada sejumlah 8 (delapan) orang dari hasil penjelasan Seklur

“Informasi yang saya dengar pak,menurut seklur,pak Edi Purba menunggu konfirmasi dari pihak kantor pos dan TKSK kecamatan untuk data warga yang dialihkan dan dilakukan BAP kepada kepling xx oleh lurah kwala bekala dan mengembalikan hak warga lingkungkungan x dari bulan januari sampai saat ini”ujar Putri

Konfirmasi kepada Sekretaris Lurah (Seklur) Edi Purba tidak memberikan keterangannya saat ditelphone nomor,0813-7001-xxxx nada berdering tidak diangkat pesan Whats App dibaca tapi tidak dijawab

Hal yang senada juga terjadi saat Lurah Kwala Bekala dikonfirmasi lewat telephone selulair nomor,0821-6800-xxxx terkait sejauhmana penanganan pengantian bantuan beras warga ling x dan tindakan apa yang diberikan kepada kepling xx,sepertinya lurah tidak bisa menjawab

Informasi yang dihimpun sebelumnya bahwa kepling lingkungan xx yang dengan persetujuan oleh lurah kwala bekala telah mengalihkan bantuan beras warga sebanyak 115 melalui SPTJM Perwakilan

Dalam keterangan Lurah Kwala Bekala,Yudha saat di konfirmasi Globalnews21,id ( 18/5/2024) lalu mengatakan

“Iya pak,kami sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk selanjutya akan dilakukan BAP terhadap masalah ini yang hasilnya akan dilaporkan ke pimpinan dan akan ditindak tegas kepada kepling xx apabila memang ada unsur melakukan penyelewengan bantuan”pesan Whats App dari Yudha (Cili Lubis)

Must Read

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini