BerandaHUKUMOknum OPD Pemkot Medan Disorot Lemah Cegah Korupsi Dengan Menjaga Integritas
spot_img

Oknum OPD Pemkot Medan Disorot Lemah Cegah Korupsi Dengan Menjaga Integritas

GLOBALNEWS21.ID,MEDAN –  Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Garuda Merah Putih Sumatera Utara ( DPP LSM GMPSU) Dinatal Lumbantobing menyoroti masih  lemahnya oknum OPD Pemkot Medan menjaga integritas dalam pencegahan korupsi.Selain penanganan Infrastruktur juga terkait penanganan dana BOK dan Jaspel serta Beras Bansos CPP .

Parahnya lagi, oknum OPD yang terkait di pemkot medan diduga telah mengkangkangi Undang-Undang KIP karena pihak LSM maupun awak media sulit mendapatkan Klarifikasi dan Konfirmasi kepada pihak yang terkait.

OKNUM
Ket Gbr : Tim APPI Bersa Awak Media Saat Audensi Hanya Dihadiri Oleh Katim Dinkes Medan,Senin (23/9/2024)

DL Tobing sapaan akrabnya mengunggapkan paska beberapa bulan lagi masa jabatan Wali Kota Bobby Nasution terkesan oknum OPD di pemerntahan Kota Medan seperti memburuk alias  lemah menjaga integritas kepada wartawan,Selasa ( 24/9/2024)

“Iya,kurun beberapa bulan Wali Kota Medan Bobby Nasution akan selesai dari jabatannya dan mencalonkan sebagai Gubernur sepertinya pemkot medan kian lemah menjaga integritas”kata DL Tobing

Hal ini diungkapkannya bukan tanpa alasan,bahwa dalam waktu beberapa bulan lembaganya banyak menerima laporan dari masyarakat yang sampai saat ini permasalahan tersebut seolah-olah pihak yang terkait memilih untuk vacum

Dari permasalahan tersebut yakni terkait kasus Bantuan Sosial (Bansos) Beras CPP,pengembalian dana BOK dan Jaspel di seluruh puskesmas hingga ada kasus penganiaan seorang warga sipil yang diduga pelaku ASN di Dinas Kesehatan Kota Medan.

“Kami menerima beberapa laporan dari masyarakat yakni terkait kasus dugaan pengelapan beras bansos CPP di Kelurahan Kwala Bekala Medan Johor kasus ini masih ditangani oleh pihak Poltabes Medan,kemudian kasus pengembalian LHA Inspektorat hanya Rp.23 jutaan terhadap Kapus puskesmas Sentosa Baru yang diduga terjadi kongkalikong”ungkapnya

Belum sampai disitu,kasus dugaan tindak pidana penganiayaan kepada warga sipil yang diduga dilakukan oleh oknum ASN Dinkes Medan.Ini semua belum ada tindakan tegas dilakukan oleh pihak terkait di Pemkot Medan

Miris terdengar kinerja oknum Kepala Inspektorat Medan disorot karena dinilai ada dugaan kongkalikong saat membuat Laporan Hasil Akhir (LHA) pengembalian dana BOK dan Jaspel di 41 puskesmas yang ada di Kota Medan

DL Tobing berharap kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk segera turun tangan mengambil tindakan tegas kendati dari beberapa oknum pemerintahan Kota Medan yang terkait tersebut telah dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH)

oknum
Ket Gbr: DPP LSM GMPSU Saat Melaporkan Kasus Dugaan Korupsi Pengelapan Beras Bansos CPP Ke Ditreskrimsus Polda Sumut

“Kami berharap,agar Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk memberi arahan dan atensi tetap menjaga Integritas kebangsaan dalam mencegah dan memberantas korupsi jika benar dugaan adanya kongkalikong antara Kapus Sentosa Baru dengan oknum Inspektorat,ini tentu telah melanggar Integritas agar diberi tindakan tegas saja “harap DL Tobing

Lanjutnya,seorang auditor tidak hanya dituntut untuk ahli dalam mengaudit saja, tetapi juga dituntut untuk bersikap integritas,jujur ,tulus dan dapat dipercaya. Meskipun seorang auditor memiliki keahlian yang tinggi dalam mengaudit tetapi tidak memiliki sikap integritas,maka seorang klien ataupun public tidak yakin dengan informasi yang disajikan seorang auditor

Terpisah,soratan juga datang dari Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Assosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Bastian Tampubolon,S.H angkat bicara selesai mengadakan audensi ke Dinas Kesehatan Kota Medan,Senin (23/9/2024)

“Tindakan ini sangat disesalkan dimana tujuan kami hendak bertemu dan konfirmasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan,atau Sekretaris namun kami dihadapkan dengan Kepala Tim (Katim) yang bukan tupoksinya untuk menjawab”kesal Bastian

Ditanya terkait Kepala Puskesmas (Kapus) Sentosa Baru,dr Hari yang sedang dalam pemeriksaan inspektorat terkait LHA pengembalian dana BOK dan Jaspel ,Katim (Kepala Tim) Teta tidak dapat memberi penjelasan

oknum
Ket Gbr : Awak Media Saat Hendak Melakukan Konfirmasi Ke Kapus Sentosa Baru

“Tekait hal tersebut,saya tidak tahu menahu pak”ujar Teta sembari mencoba menelepon Kadis dan Sekdis Dinas Kesehatan Kota Medan

Hal yang senada juga saat ditanya kasus dugaan tindak pidana penganiaan yang sudah ditetapkan selaku tersangka oknum ASN berinisal DM oleh Polsek Medan Area

“DM sudah mengambil cuti di luar tanggungan negara selama tiga tahun”kata Teta secara singkat tanpa memberikan keterangan lebih jelas lagi kepada Wasekjed APPI dan sejumlah wartawan yang sedang meliput

Kejadian ini menimbulkan keraguan bukan saja dari LSM maupun Insan Media yang menyoroti tetapi dikalangan masyarakat kota medan terhadap kian lemahnya integritas  kinerja Pemkot Medan.

Bastian juga berharap kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution segera mengevaluasi kinerja oknum dari bawahannya,agar hal ini tidak menjadi president buruk (Tim)

Must Read

Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini