MEDAN,GlobalNEWS21 ,Id – Ketua Umum LSM Garuda Merah Putih Sumatera Utara (GMPSU) yang juga selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pers Republik Indonesia ( DPC SPRI) DL Tobing,SH memberi apresiasi kepada Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) Dr.Dra.Hj Ida Fauziyah M.Si dalam kinerja peningkatan menuju sekala Internasional Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BBPVP) Medan,dibawah DIRJEN BINALATTAS ini,kepada awak media diruang kerjanya ,Selasa (28/6/2022)

Lebih lanjut DL mengatakan, Kemnaker RI,Ida Fauziyah telah melakukan kerjasama terhadap Pemerintahan Austria atas komitmen untuk membiayai dan pengembangan kegiatan BLK Maritim sebesar 40,2Juta Euro atau sebesar 711 Milyar melalui skema Soft loan dengan bunga 0 persen,Ujar DL
Hal ini telah dilakukan saat meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim dan Pariwisata serta melaksanakan pembukaan pelatihan dan Penandatanganan MoU di Gedung Serbaguna BBPVP Medan,Senin (13/6/2022), lalu

Masih lanjutnya,baru-baru ini BBPVP Medan membuka 13 paket di beberapa kejuruan pelaksanaan Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) untuk Kejuruan Konstruksi (7 Paket), Kejuruan Pariwisata (3 Paket), dan Kejuruan lainnya (Teknik Las dan Teknis Listrik) masing-masing 1 paket,terlibih untuk jurusan juru ukur (Surveyor) lebih diperbanyak karena melihat kebutuhannya dan lebih ratusan siswa yang lulus untuk mengikuti pelatihan ini.Pungkas DL
Informasi yang dihimpun awak media menurut keterangan Ida saat konfrensi pers bahwa ,dalam kerjasama dengan pemerintah Autria bantuan yang diberikan sebesar 40,2Juta Euro atau sebesar 711 Milyar melalui skema Soft loan dengan bunga 0 persen,program ini teralokasi di BBPVP Medan,BLKV Serang dan BLKV Makasar.Kegiatan BLK Maritim di 3 balai ini sekalilagi dibiayai oleh pemerintahan Austria melalui skema Soft Loan,dengan rincian untuk Medan senilai 12 Juta Euro ( 200 Milyar) untuk pengembangan 2 kejuruan yaitu kejuruan Pariwisata dan Perkayuan”.ujar Ida
Lanjutnya,melalui kerjasama ini telah menghasilkan kapasitas balai pelatihan vokasi Medan untuk kejuruan pariwisata dan perkayuan dengan standar Ausria tambahannya menjadi sebanyak 496 orang pertahun “tentu ini sangat berpeluang besar bagi para pencari kerja untuk meningkatkan kompetensinya sessuai standart yang didukung dari Eropa”.Pungkasnya

Ida juga menyampaikan bahwa nota kesepahaman telah ditandatanggani Kemnaker RI dengan Corpration Jepang untuk mempersiapkan pelatihan di mulai dari 16 orang untuk projek tahun ini di Sumut sebagai calon pekerja yang terampil untuk ditempatkan di Jepang,yang sebelumnya hal ini sudah pernah dilakukan,ucapnya.
Harapan Kemnaker RI Ida Fauziyah,bahwa Mou yang telah ditandatanggani dapat di implementasikan dan dapat berkontibusi untuk peningkatan SDM terkhusus di Sumatera Utara serta juga dengan pembangunan BBPVP Baru dengan 2 jurusan ini, dapat meningkatkan kopetensi tenaga kerja yang mampu bersaing tidak hanya tingkat Nasional tapi juga kopetensinya bersandar Internasional.Tuturnya
Terpisah,menurut DL Tobing Ketum LSM GMPSU salah satu lembaga anti korupsi di Sumut ini mengatakan,pantauan kami di lapangan sejak tahun 2019 yang dulu namanya Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) kini menjadi BBPVP banyak terjadi perubahan besar,Ucapnya

Lanjutnya,dari segi bangunan,vasilitas,sarana dan prasarana serta para siswa yang mendaftar sudah semakin baik bahkan menuju sekala Internasional.
Menurut analisa dan kajian kami anggaran yang telah dikucurkan dari APBN Kemnaker RI terlihat tepat sasaran,terbukti saat ini baik bagunan yang bersekala Internasional jumlah para siswa yang antusias mendaftar sangat tinggi untuk mengikuti pelatihan di BBPVP Medan,Pungkasnya

ket foto : Siswa Jurusan Surveyor sedang mengikuti pelatihan
Data yang dihimpun GlobalNEWS21.Id, Kegiatan pelatihan sudah berjalan dua minggu,jumlah siswa hampir ada ratusan sedang mengikuti pelatihan,untuk kegiatan pelatihan 1 paket berjumlah 16 siswa dengan masing-masing ruangan.
Saat dikonfirmasi, para siswa merasa antusias mengikuti pelatihan di BBPVP Medan karena beruntung dapat mengikuti latihan apalagi tanpa ada sedikitpun pungutan biaya murni keseluruhan geratis.
Pelatihan ini berlangsung selama 1 bulan – 3 bulan tergantung jurusan masing-masing dan kelulusan siswa menerima sertifikat serta berkesempatan bisa langsung mendapat pekerjaan
DL juga berharap kepada para Kepala Daerah di Provinsi Sumatera Utara agar turut mensukseskan serta menndaftarkan para siswa dari berbagai daerah di Kabupaten/Kota untuk mengikuti pelatihan yang di laksanakan oleh BBPVP Medan apalagi seluruh biayanya gratis,karena ini adalah kesempatan yang besar untuk peningkatan SDM dan menguranggi angka pengangguran terlebih kepada masyarakat di Sumut,Tutup DL Tobing (Tim)

