20.7 C
New York
Rabu, September 9, 2026

Buy now

spot_img

Oknum Polisi Dilapor ke Propam, Nikahi Wanita Lain Sehari Usai Pacar Ketahuan Hamil

RIAU, GlobalNEWS21.id – Bripda MS, oknum polisi yang berdinas di Polres Kuantan Singingi (Kuansing) Riau dilaporkan ke Propam.

Bripka MS dilaporkan oleh AM, tak lain kekasih korban yang hamil empat bulan tetapi tak kunjung dinikahi.

Informasi diterima korban dan Bripda MS menjalin asmara sejak Februari lalu. Sejak saat itu keduanya sudah sering bertemu di kontrakan Bripda MS yang ada di Taluk Kuantan.

Setelah menjalin komunikasi intensif, MS dan korban mulai berhubungan intim. MS diduga melampiaskan nafsunya kepada korban di kontrakan tersebut.

“Di kontrakan MS itulah mereka mulai ada berhubungan sejak bulan Mei-Oktober. Itu semua di kontrakan tak ada di tempat lain,” kata pengacara korban AM, Frima Totona Harefa, Kamis (29/12/2022).

Setelah lima bulan berlalu, korban pun mulai merasa curiga karena tak juga halangan (tidak haid). Korban memutuskan datang ke kontrakan MS di belakang kantor Samsat Kota Taluk Kuantan.

Di kontrakan itulah keduanya melakukan tespek. Keduanya kaget karena hasilnya korban positif hamil dibuktikan dengan lima kali melakukan tespek.

“Kontrakan di dekat kantor Samsat Sungai Jering. Tespeknya itu 23 September, tes di kontrakan dan hasilnya positif, itu berulang kali karena dia tidak percaya. Ada sampai 5 kali,” kata Frima.

Sejak tahu hamil, korban mulai mendesak MS untuk dinikahi. Namun sampai saat ini tak kunjung dinikahi MS.

Frima menyebut korban akhirnya membuat laporan polisi ke Propam Polres Kuantan Singingi. Laporan dilayangkan resmi pada 5 Desember lalu setelah tak mendapat titik terang atas peristiwa yang menimpanya.

“Dilaporkan ke Propam itu 5 Desember. Di mana karena tidak ada itikad baik dari MS ini, klien kami minta ini diusut tuntas,” kata Frima Totona Harefa.

Dikatakan Frima korban ketahuan keluarga hamil pada 20 November 2022. Setelah tahu, keluarga mengajak korban menemui MS yang berdinas di Polres Kuansing.

“Pada 20 November ini korban ketahuan hamil sama orang tuanya. Didatangi ke Polres, korban sama orang tuanya diajak menemui MS ini,” ujar Frima, Kamis (29/12/2022).

Namun korban dan keluarga kaget setiba di Mapolres. Sebab, polisi yang bertugas saat itu menyebut MS sedang menggelar pesta pernikahan.

“Keluarga dan korban kaget, ternyata orang Polres bilang jika MS sedang menikah. Jadi mereka terkejut dengarnya,” ucap Frima.

Frima menyebut korban kaget karena MS mengaku akan sulit dihubungi karena dia mendapat tugas sebagai panitia Porprov. Rupanya, MS menikah dengan wanita lain.

“21 November MS ini nikah, alasan dia jadi panitia Porprov bilang akan sulit dihubungi. Di situlah korban dan keluarga kaget,” kata Frima.

Frima menyebut korban bahkan berulang kali minta pertanggungjawaban MS. Tapi apa daya, bintara tersebut justru menikah dengan wanita lain.

“Beberapa kali keluarga ketemu juga tidak ada solusi. Sempat minta dinikahin, tetapi keluarga MS menolak,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Kuantan Singingi AKBP Rendra Okta membenarkan terkait laporan korban. Bahkan kasusnya sudah ditangani Propam Polres Kuantan Singingi.

“Sudah korban melapor, sudah ditangani. Laporannya ke Propam terkait disiplin atau etika,” kata Rendra. Rendra memastikan kasus akan ditangani sampai tuntas. (GN21/DS)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
895PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles