23.4 C
New York
Kamis, April 23, 2026

Buy now

spot_img

Viral Aspal Dikopek Pakai Tangan di Humbahas, Ini Hasil Uji Sampling

HUMBAHAS, GlobalNews21.id – Inspektorat Kabupaten, Dinas PUTR, Polres Humbahas dan perangkat Desa Bonan Dolok II turun tangan mengecek proyek jalan Rp 199,7 juta di Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, Rabu (4/1/2023).

Pengecekan itu dilaksanakan terkait adanya video viral di media sosial kegiatan pengaspalan di Jalan Sosor Julu menuju Lumban Julu Desa Bonan Dolok II Kecamatan Sijamapolang Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dari hasil uji sampling, pekerjaan lapen (Lapis Penetrasi Macadam) oleh penyedia PT Ann Ola Mandiri telah dilaksanakan dengan tebal dan lebar sesuai kontrak atau SPK.

Pekerjaan lapen disiram aspal tidak rapi dan tersiram hingga ke sebagian bahu jalan atau melebihi lebar 3,00m pada beberapa titik.

Tim yang ke lokasi telah menguji lebar dan ketebalan pekerjaan lapen dengan hasil, Sta. 0+000 (titik 2 meter dari awal), lebar tertutup aspal 3,20m, tebal lapen 5cm, Sta. 0+195, lebar tertutup aspal 3,00m, tebal lapen 5,50cm, pada Sta. 0+380, lebar tertutup aspal 3,25m, tebal lapen 5,50cm (lokasi yang diduga titik pencongkelan lapen pada pemberitaan medsos).

Dari kondisi itu, lebar yang tersiram aspal ±3,20m melewati lebar yang ditetapkan 3,00m. Kemudian kondisi pekerjaan lapen yang di video hingga viral media sosial, saat kunjungan sudah berubah setelah diperbaiki oleh rekanan.

Sesuai hasil pengujian ketebalan lapen pada 3 titik yang salah satunya ditargetkan pada titik pengambilan lokasi video viral, diketahui bahwa lebar dan ketebalan terpasang telah sesuai kontrak yaitu lebar 3,00m dan tebal 5cm.

Sedangkan, untuk penyiraman aspal lapen melewati badan jalan yaitu sampai ke bahu jalan. Lebar badan jalan existing/dengan berpondasi adalah 3,00m. Namun penyiraman aspal tidak rapi dan melewati badan jalan, sampai ke sebagian bahu jalan.

Kemudian, tim belum dapat meminta klarifikasi terhadap pembuat video tentang lokasi dan titik yang diviralkan yang dicongkel pakai tangan.

Sehingga tim belum dapat memastikan apakah titik itu masuk dalam badan jalan atau di congkel pada bahu jalan.

Adanya perubahan akibat telah diperbaiki rekanan, sehingga benar tidak pencongkelan belum dapat dipastikan apakah di badan jalan atau dibahu jalan seperti yang viral.

Kegiatan pengaspalan dengan penyedia PT Ann Ola Mandiri nomor kontrak: 2/SPK-PL/BM.IV/PUTR/XI/2022 tanggal 11 Nopember 2022.

Nilai kontrak Rp199.700.000 dan masa pekerjaan 11 Nopember-25 Desember 2022. Item pekerjaan utama yaitu lapen sepanjang 390m x 3,00m.

Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan seorang pelajar sedang mengopek aspal di jalan yang baru selesai dikerjakan dengan tangannya.
Video itu kemudian viral dan membuat heboh karena dituding pengaspalan jalan tersebut asal-asalan dan tidak berkualitas.

Dari video yang dilihat GlobalNews21.id Sabtu (31/12/2022), anak yang memakai seragam pramuka tersebut mengopek aspal itu dengan mudah menggunakan tangannya. Hal itu karena aspal tersebut terlalu tipis sehingga jalan tidak teraspal dengan baik dan dituding pengaspalan tersebut tidak berkualitas.

Dalam video itu juga menunjukkan sebuah spanduk yang berisikan informasi tentang pengejaran proyek pengaspalan tersebut. Diketahui jalan tersebut berada Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara. (GN21-Rein)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
895PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles