MEDAN, GlobalNews21.id – Pemimpin Redaksi media Siber GlobalTipikor.com dan GlobalGlobalNews21.id, Bonni T Manullang mengucapkan selamat atas pelantikan DPD dan DPC Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) se-Sumatera Utara dengan motto kebesarannya, PJS Kompeten, PJS Rumah Kita.
Organisasi wartawan Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) menggelar seminar nasional, dan sekaligus melantik DPD, DPC se-Sumatera Utara di Hotel Danau Toba Internasional Kota Medan, Selasa (7/2/2023).
Momen rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Indonesia tahun 2023 itu mengusung tema ‘Peran PERS dalam Mencegah dan Memberantas Peredaran Narkotika’ berlangsung meriah dan lancar.
Mengawali sambutan, Ketua Panitia Penyelenggara PJS Sumut Gibson Simanjuntak mengapresiasi kehadiran Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba dan rombongan dari Jakarta Pusat maupun Manado, Sulawesi Utara.
Ia berharap hasil diskusi seminar dan pelantikan tersebut dapat terlaksana dengan baik dan tertib, terlebih menghadirkan nara sumber Kepala BNNP Sumatera Utara Brigjen Toga H. Panjaitan diwakili Koordinator P2M Kombes Soritua Sihombing yang merupakan dewan pembina di DPD PJS Sumut.
Kombes Soritua mengucapkan selamat Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023 kepada awak media Pemerhati Jurnalis Siber DPD dan DPC Sumatera Utara.
Lanjut Gibson dalam diskusi seminar ini BNNP Sumut dan DPRD Sumut seharusnya memberikan dukungan penuh dan partisipasi dalam peringatan Hari Pers Nasional tahun 2023 (HPN) untuk mendapat masukan terhadap regulasi, baik itu dari kalangan jurnalis maupun mahasiswa yang merupakan bagian penting bagi generasi muda millenial.
Sementara, Ketua Umum DPP PJS Indonesia Mahmud Marhaba mengatakan PJS diusianya yang masih 7 bulan sudah membuka cabang DPD di 26 Provinsi di Indonesia.
Lahirnya kegiatan awal seminar nasional dan pelantikan hari ini, PJS terbukti menjadikan momentum yang sangat tepat hadirnya PJS Sumut saat perayaan Hari Pers Nasional yang berpusat di Kota Medan, Sumatera Utara.
Peserta seminar, Joe Sijabat menyebut masifnya media sosial merupakan tantangan tersendiri bagi media mainstream yang mendominasi saat ini harus membangun terobosan baru berupa media digital secara kreatif dan konvergensi media.
Disebutkannya, regulasi konvergensi memang perlu ada untuk mengatur persaingan antara media sosial dan media mainstream. (Red)

