MADINA, GlobalNEWS21.net |
Wartawan elektronik Metro news di Kabupaten Mandailing Natal Jefri Barata Lubis dipukul oleh sejumlah orang yang diduga berasal dari salah satu organisasi kepemudaan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatra Utara.
Baca juga:
Wartawan Dianiaya, Kapolres Madina: Kami akan Bekerja Profesional dan Usut Kasus Ini Sampai Tuntas
Drainase Runtuh, MKFMNI Kota Medan: Infrastruktur Kota Medan Harus Lebih Baik
Pemukulan terjadi di salah satu warung kopi di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Madina, Jumat (4/3/2022) malam, sekitar pukul 19: 30 WIB.

Pemukulan ini diduga kuat terkait pemberitaan tambang emas illegal di Kabupaten Madina, yang belakangan kerap diberitakan oleh Jefri bersama rekan-rekan wartawan lainnya di Kabupaten Madina.
Akibat pemukulan itu, Jefri mengalami bengkak dan luka memar dipelipis wajah sebelah kanan dan mengalami luka-luka di kaki kiri.
Belum diketahui secara pasti bagaimana kronologis pemukulan tersebut. Sebab, saat berita ini dimuat, Jefri bersama sejumlah wartawan di Madina masih melaporkan tindakan pemukulan itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Madina.
Ketua Forum Jurnalis dan Aktifis Se-Pantai Barat Madina Afnan Lubis, S.H mengecam keras tindakan pemukulan yang dialami oleh rekan wartawan Jefri Barata Lubis.
“Apapun alasannya, tindakan kekerasan itu tidak dibenarkan oleh undang-undang negara. Saya selaku ketua Forum Jurnalis dan Aktifis Se-Pantai Barat Madina mengecam keras tindakan oknum-oknum yang menganiaya saudara Jefri Barata Lubis,” kata Afanan.
Afnan Lubis, S.H meminta kepada Kapolres Madina AKBP H.M Reza dan Kasat Reskrim Polres Madina agar segera menangkap para pelaku dan mengungkap siapa dalang dari penganiayaan tersebut.
(Salman Nasution)

