Sidikalang globalnews21.id – Salah seorang Bakal Calon (Balon) Wakil Bupati Dairi, yang juga Kader salah satu partai yakni, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), H. Anwar Sani Tarigan, yang berpasangan dengan Balon Bupati Dairi, Jogi Tambunan resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dairi, Minggu (12/05).
Berdasarkan hasil pemeriksaan KPU, Ketua KPU Dairi Aryanto Tinendung mengatakan, dukungan Bakal Calon Bupati Jogi Tambunan dan Bakal Calon Bupati H. Anwar Sani Tarigan dari jalur perseorangan itu dinyatakan lengkap dan diterima.
Terkait dengan pendaftaran Kader PDIP, Balon Wakil Bupati Dairi 2024 – 2029, Anwar Sani Tarigan yang juga Bendahara DPC PDIP Kabupaten Dairi dari jalur Perseorangan (independen) itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten Dairi, Resoalon Lumbangaol (foto) kepada globalnews21.net mengaku sudah melaporkannya ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumut dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Senin (13/05).
“Pendaftaran Balon Bupati Anwar Sani Tarigan, yang juga Kader PDIP, ke KPUD Dairi kemarin, Minggu (12/05), pagi tadi sudah kita laporkan ke DPD dan DPP PDIP, dan apabila nantinya pihak KPUD Dairi menyatakan dan telah menetapkan pasangan Balon Bupati dimaksud, menjadi calon Bupati dan Calon Wakil Bupati dari jalur Perseorangan, maka yang bersangkutan (Anwar Sani Tarigan -red) harus keluar atau dikeluarkan dari Partai” dan itu sesuai dengan AD / ART Partai, tegas Resoalon.
Resoalon menambahkan, bahwa pada saat Balon Wakil Bupati Dairi, H. Anwar Sani mendaftar ke Partai PDIP belum lama ini, kader partai yang juga Anggota DPRD Provinsi Sumatera itu menyatakan niatnya sangat kuat untuk diusung PDIP, akan tetapi apibila nantinya Partai banteng moncong putih itu tidak mendukung pencalonannya, maka dirinya akan menempuh jalur perseorangan.
Ditanya keabsahan lambang PDIP (Banteng – red) di sejumlah spanduk atau Baliho pasangan balon Bupati dan Wakil Bupati Dairi 2024 – 2029, Jogi Tambunan dan Anwar Sani Tarigan (Jogi – Pas), Resoalon yang dihubungi di Sekretariat DPC PDIP Dairi, Jalan Pandu Sidikalang itu, mengaku kurang mengetahui aturannya, “nanti kita koordinasikan dulu ke DPD atau DPP, dan ini sebagai masukan kepada kami”, sebut Resoalon. (Robinson)

