HUMBAHAS, GlobalNEWS21.id – Terkait klarifikasi Wakil Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Oloan Paniaran Nababan mempraktekkan “bawang putih” seperti mainan “Lato-lato” yang sempat dipergunjingkan dan viral di sosmed terus jadi sorotan.
Sorotan tajam itu datang dari Direktur Eksekutif IP2 Baja Nusantara Ir. I. Djonggi Nababan. Alhasil ia menyoal setelah menonton video berdurasi 33 detik tersebut.
Dikatakannya, Ketua DPC PDIP Kabupaten Humbang Hasundutan itu tidak ada mengatakan bawang putih busuk. Justru menyebut ‘bawang putih yang terbaik, jadi kita bermain Lato-Lato, bagus bawang putihnya sehingga mau dia naik’.
Djonggi menegaskan, setelah membaca klarifikasi dari Wakil Bupati di sejumlah media yang menyatakan ‘Bawang putih yang dia jadikan sebagai mainan mirip lato-lato merupakan bibit bawang putih yang sudah busuk, dan keropos yang ditemukan bertumpuk di depan gubuk lokasi lahan Food Estate, Desa Siria-ria, Kecamatan Pollung’ tidak tepat.

Padahal, di sekitar lokasi praktek bermain Lato-lato dalam video, tidak ada nampak tumpukan bawang putih yang busuk, dan pernyataan Oloan tidak ada kata busuk dalam video.
“Kita menilai adanya dugaan unsur sengaja mempermalukan program Food Estate pada publik melalui video, yang diduga kuat atas persetujuan beliau di sampaikan pada media sosial Facebook,” ujar Djonggi, seraya mengatakan itu merupakan tindakan tidak tepat bagi seorang pemimpin.
Ia mencontohkan, jika ada yang menyampaikan kesalahan dibuat di depan umum, seperti apa rasanya, tentu akan lebih sakit dari pada di tampar di wajah berkali-kali. Ternyata kesalahan yang disampaikan secara terbuka sangat menyakitkan bagi yang salah.
“Kejengkelan, ketidakpuasan, kemarahan, jadi alasan untuk mempermalukan. Setelah mempermalukan orang lain dengan membeberkan kesalahannya, puaskah kita? Sekejap mungkin akan merasa puas. Barangkali begitulah celetukan yang terucap pertama kali. Setelahnya, rasa puasnya sementara akan mempermalukan dia sendiri,” ujar Djonggi mencontohkan.
Sebelumnya, sebuah unggahan video menampilkan bawang putih dijadikan permainan mirip Lato-lato viral di media sosial Facebook, Kamis (19/1/2023).
Video itu diunggah di grup Facebook ‘Kabar Kabari Humbang Hasundutan’ pada tanggal 15 Januari 2023 sekitar pukul 15.13 WIB, dengan narasi ‘Baiknya kita main Lato-lato, Humbangku sayang, Food Estate nya malang’.
Sontak, video tersebut viral dan dibanjiri beragam komentar dari netizen maupun masyarakat. Para petani yang sehari-hari bekerja di Food Estate (FE) juga ikut marah dan geram.
Dikonfirmasi, Wakil Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan kepada wartawan, Kamis (19/1/2023) malam memberikan klarifikasi atas video dirinya viral di media sosial Facebook.
Oloan menerangkan, bawang putih yang digunakan mainan mirip Lato-lato itu merupakan bibit bawang putih yang sudah busuk dan keropos. Ketika itu ditemukan sedang menumpuk di sebuah gubuk dilahan Food Estate Desa Siria-ria, Kecamatan Pollung.
Ia juga membenarkan, pada saat itu sedang kunjungan kerja bersama Ketua DPRD Humbahas, Ramses Lumbangaol dan Fraksi PDIP DPRD Humbang Hasundutan pada Minggu (15/1/2023) lalu.
Kata Oloan, kejadian itu terjadi secara spontan karena rombongan terkejut melihat tumpukan bibit bawang putih tidak ditanam.
Pengakuan dari pemilik bibit, bibit tersebut sudah rusak dan busuk sehingga tidak mereka tanam. Selain itu, menurut mereka tanaman bawang putih sangat tidak cocok ditanam di daerah itu.
Mendengar pengakuan itu, lanjut Oloan, sebagian dari rombongan penasaran kondisi bawang itu, dan mengambil beberapa biji serta mengatakan sangat mirip dengan mainan lato-lato. Sehingga dirinya ikut memperagakan mainan mirip Lato-lato.
Ia juga menyampaikan, kehadiran dirinya di lahan Food Estate Desa Siria-ria, Kecamatan Pollung bukan sebagai Wakil Bupati Humbahas, akan tetapi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Humbang Hasundutan.
“Kami perlu luruskan, bahwa beritanya bukan seperti itu. Itu bukan bawang putih tetapi barang busuk atau bibit yang sudah keropos yang tidak ditanam disekitar lokasi food estate tersebut. Dan satu lagi, kehadiran kami di sana bukan sebagai Wakil Bupati Humbang Hasundutan, melainkan Ketua DPC PDI Perjuangan Humbang Hasundutan,” katanya. (GN21-Rein)

