GLOBALNEWS21.ID,Dairi – Semangat Pelestarian Lingkungan dan Budaya Berpadu Dalam Kemeriahan Festival Pentas Seni dan Musik Daerah, Sabtu (06/06/2026) di Halaman Gedung Nasional Djauli Manik (Gednas), Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.
Kegiatan yang di Inisiasi Forum Komunikasi Pemangku Hak Ulayat Pakpak Dairi (FKPHUPD) Bekerja Sama dengan PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) Tersebut Menjadi Bagian dari Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.
Mengusung Slogan “Lestarikan Alam, Lestarikan Budaya” dan Tema “Merajut Persaudaraan Menuju Kemajuan”, Festival Menghadirkan Pertunjukan Seni dan Musik dari Berbagai Etnis di Kabupaten Dairi.
Sebanyak 29 Peserta dari Berbagai Sekolah dan Komunitas Tampil Menunjukkan Kemampuan Terbaik Mereka di Hadapan Dewan Juri oleh Samuel Pinem, Delphi Masdiana Ujung, SH., MH., dan Heddy Boru Sianturi.
Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala Membuka Langsung Kegiatan Tersebut Mengajak Generasi Muda Untuk Semakin Mencintai dan Melestarikan Budaya Daerah, Khususnya Budaya Pakpak, Sebagai Identitas yang Harus Tetap Dijaga di Tengah Arus Modernisasi.
“Budaya Merupakan Identitas Suatu Daerah yang Harus Terus Dilestarikan Agar Tidak Lekang oleh Waktu”, ujar Wahyu.
Wahyu Menegaskan Bahwa Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Dairi Tidak Berhenti Pada Kegiatan Seremonial Semata. Pemerintah Kabupaten Dairi Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Telah Melaksanakan Berbagai Aksi Nyata, Seperti Gotong Royong Massal dan Penanaman Pohon Serentak di Sejumlah Kecamatan.
“Melalui Momentum ini, Saya Mengimbau Seluruh Masyarakat Untuk Aktif Merawat dan Menjaga Kelestarian Alam Demi Masa Depan yang Lebih Baik”, tambah Wahyu.
Sementara itu, Manager External PT DPM David Liang Shuang, Menyampaikan Apresiasi atas Terselenggaranya Festival yang Mempertemukan Berbagai Kelompok Etnis Dalam Satu Panggung Kebersamaan.
Menurutnya, Pelestarian Lingkungan dan Budaya Merupakan Dua Aspek yang Tidak Dapat Dipisahkan Dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan.
“Melestarikan Budaya Sama Pentingnya Dengan Menjaga Lingkungan. Lingkungan yang Sehat adalah Warisan Fisik yang Harus Kita Jaga, Sementara Budaya Merupakan Identitas dan Nilai Luhur yang Membentuk Karakter Masyarakat. Kedua Fondasi ini Membutuhkan Kolaborasi dan Komitmen Bersama dari Seluruh Pemangku Kepentingan”, ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Saut Ujung Menyebut Kehadiran Berbagai Elemen Masyarakat Dalam Festival Tersebut Menjadi Bukti Nyata Kepedulian Terhadap Pelestarian Lingkungan dan Budaya Lokal.
Ia juga Mengapresiasi Komitmen PT DPM yang Dinilai Turut Berperan Dalam Menjaga Lingkungan Sekaligus Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah.
“Kami Berharap Kehadiran Investasi PT DPM Dapat Menghadirkan Percepatan Pembangunan dan Karya Nyata Bagi Masyarakat. Dengan Adanya Investor, Kami Optimistis Kabupaten Dairi Mampu Mengejar Ketertinggalan Serta Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Secara Luas”, ungkapnya.
Festival yang Berlangsung Meriah itu Tidak Hanya Menjadi Ajang Unjuk Bakat Bagi Generasi Muda, tetapi juga Menjadi Ruang Mempererat Persaudaraan Antar Etnis Sekaligus Meneguhkan Komitmen Bersama Dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan dan Warisan Budaya di Kabupaten Dairi. (Junitha)