16.5 C
New York
Sabtu, Mei 30, 2026

Buy now

spot_img

Aroma Dugaan Korupsi Dana Insentif Nakes Puskesmas Rantang Oknum Berujung Dilaporkan.

“Terkait Masalah Pembagian Dana Insentif Nakes Puskesmas Rantang Hingga Sampai Saat Ini Belum Terselesaikan,Hingga Berujung Pelaporan ”

Medan,GlobalNews21.net –  Terkait masalah dana insentif nakes puskesmas rantang yang dikabarkan dari beberapa nakes dana insentifnya hingga sampai saat ini belum dibayarkan oleh Kepala Puskesmas (Kapus) Rantang kecamatan medan petisah.

Berita yang sudah meluas dikota medan oknum seorang dokter yang menjabat sebagai kapus rantang yang terbelit masalah pembagian dana insentif nakes yang dinilai tidak dapat menjalankan tugasnya dengan baik selaku Kapus.

dana insentif

Berita ini juga sebelumnya telah disampaikan oleh LSM GMPSU terkait banyaknya masalah yang terjadi di puskesmas rantang,namun kapus rantang bisa menjabat hampir 9 (sembilan) tahun,Ujar Ketum

Menurut keterangan  para nakes rantang  yang  merasa dirugikan atas pembagian dana insentif yang  tidak adil.”kami yang bekerja lebih satu tahun dalam daftar pembagian insentif jauh lebih kecil dibanding nakes yang baru beberapa bulan bekerja,sehingga kami mengurungkan mengambil dana insentif tersebut”Ujar nakes yang enggan disebutkan namanya.

Parahnya lagi,seorang nakes disuruh kapus menandatanggani dana insentif dalam daftar pembagian nakes tertera Rp.13 juta  namun yang diterima hanya Rp 6 juta, hingga akhirnya nakes tersebut  menolak,Ujar sumber nakes.

Namun belakangan diketahui,yang menentukan serta membuat daftar pembagian nakes puskesmas rantang oknum hanya seorang perawat di puskesmas rantang yang berinisial”NN”

Saat tim GlobalNews21.net mengadakan konfirmasi ke puskesmas rantang kecamatan medan petisah,kapus menyatakan “pembuatan daftar pembagian insentif nakes tersebut bukan saya yang membuat tetapi NN ,saya hanya mengetahui saja “,ucap dokter Fauziah selaku kapus.

Ditanya apakah NN yang berhak untuk yang mengatur dana insentif nakes,jawab kapus “sebenarnya hal ini di urus oleh Koordinator Immunisasi (Korim) berhubung korim telah pindah maka NN yang mengambil alih”,Jelas Kapus.

Konfirmasi juga dilakukan kepada NN,lewat telepon sellulair sempat terjadi pembicaraan namun setelah disebut dari media GlobalNews21.net sontak HP NN dirijek dan langgsung di blokir.

Informasi yang dihimpun hingga sampai saat ini dana insentif dari beberapa nakes yang belum dibayar dikabarkan seperti ditelan bumi,hal ini juga disamapaikan oleh para nakes yang merasa dirugikan kepada awak media,Sabtu (12/3/2022  )

Kata nakes “kami sudah berupaya serta melaporkan terkait pembagian dana insentif ini ke Dinas Kesehatan Kota Medan dan Inspektorat,namun sepertinya masalah kami ini tidak ada berujung,ujar nakes.

Terpisah,salah satua lembaga anti korupsi di Sumut LSM Garuda Merah Putih  Sumatera Utara (GMPSU) yang juga telah melakukan pantauaan dan investigasi serta mendapatkan bukti-bukti terkait permasalahan di Puskesmas Rantang.

Ketum LSM GMPSU angkat bicara “kami menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan para  oknum yang terkait ,bukan hanya masalah pembagian dana insentif  nakes saja,Ujar Ketum.

Lanjutnya,kami mempunyai beberapa bukti,terkait dana BOK dan dana insentif yang diduga ada indikasi korupsi serta adanya dugaan penjualan ilegal  vaksin covid 19.pungkas Ketum

Masih lanjutnya,Ketum LSM GMPSU DL Tobing,lembaganya akan segera membuat laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana korupsi ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) agar kasus ini ada kejelasan hukumnya,saat diruang kerjanya kepada awak media,Sabtu (12/3/2022  ) (Tim)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
890PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles