14.4 C
New York
Sabtu, Mei 23, 2026

Buy now

spot_img

Pj Sekda Dairi, Ajak Seluruh Pihak Terkait Lebih Fokus dan Serius Dalam Menangani Pencegahan dan Penanggulangan Stunting

GLOBALNEWS21.ID,Dairi – Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi gelar Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Stunting. Selasa, (06/08/2024) di Aula SMK Negeri 1, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Penjabat (Pj) Sekda Dairi, Jonny Hutasoit dalam sambutannya menyampaikan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait tindak lanjut Kabupaten/Kota Pasca Gerakan Intervensi Serentak Penanganan Stunting yaitu pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal secara rutin kepada sasaran dan penimbangan serta pengukuran terhadap sasaran yang diintervensi. Selanjutnya pemanfaatan Dana Desa secara maksimal untuk layanan intervensi PMT yang belum terlayani dengan Dana BOK.

“Melatih Kader Posyandu juga perlu dilakukan. Dan kalibrasi alat antropometri secara berkala memastikan adanya pembiayaan rujukan balita stunting (akomodasi dan transportasi). Pendampingan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam memastikan PMT masuk kemulut sasaran serta edukasi tentang PMT, serta data intervensi PMT, Penimbangan dan Pengukuran Balita diinput ke dalam aplikasi e-PPGBM”, ujarnya.

Selanjutnya dikatakan, Pencegahan dan Penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu serta butuh komitmen yang kuat dari semua Stakeholder. Gerakan intervensi serentak pencegahan stunting telah dilakukan dengan Pendataan, Penimbangan, Pengukuran, Edukasi bagi Seluruh Ibu Hamil, balita dan Calon Pengantin.

“Hal ini bertujuan meningkatkan cakupan kunjungan sasaran ke Posyandu sehingga dapat dilakukan deteksi dini masalah gizi, serta melakukan tindakan intervensi segera kepada sasaran yang mengalami masalah gizi”, tuturnya.

Selanjutnya dikatakan Jonny Hutasiit hasil gerakan intervensi serentak stunting pada bulan Juni 2024 Seluruh Balita Kabupaten Dairi sebanyak 22.334 Orang telah diukur dan ditimbang, dan ada 2.915 balita stunting. Dan pada bulan Juli 2024 sebanyak 2.881 Balita Stunting.

“Oleh karena itu saya menghimbau kepada kita semua untuk lebih serius dalam melakukan upaya-upaya penanganan stunting. Tidak hanya berfokus pada pencegahan stunting, tetapi juga terkait dengan intervensi stunting. Mari bersama-sama melaksanakan rencana tindak lanjut penanganan stunting, memecahkan masalah dan kendala yang dihadapi dan memperkuat kerjasama TPPS Kabupaten, Kecamatan dan Desa”, katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Narasumber dari DPD Persagi Sumut, Ros Idah R Berutu, SKM, M. Kes, Kepada Dinas Kesehatan, dr. Henry Manik, Kepala Dinas P3A2KB, dr. Ruspal Simarmata, mewakili Pimpinan OPD Pemkab Dairi, serta Para Camat se-Kabupaten Dairi dan 18 Kepala Desa. (Junitha)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
892PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles