20.7 C
New York
Rabu, September 9, 2026

Buy now

spot_img

Bak Jagoan Minta Rokok Gratis dan Ngutang, Pria Ini Marah-marah Aniaya Warga Sunggal

MEDAN, GLOBALNEWS21.ID – Diduga komplotan “geng motor” kembali berulah dan meresahkan warga kawasan perumahan Sukamaju Indah, Desa Sukamaju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (18/3/2023) pukul 01.00 WIB dini hari.

Akibat ulah terduga “geng motor” tersebut, korban penganiayaan bernama Azis merasa kesakitan perih, bengkak bagian pelipis mata kanan, dan diduga mengganggu mentalnya.

Tak terima atas perbuatan terduga pelaku, beberapa jam kemudian korban membuat laporan ke kantor polisi terdekat. Azis mendatangi Polsek Sunggal untuk membuat pengaduan.

Laporan itu di regristasi pada nomor STTLP/B/554/III/2023/SPKT/Polsek Sunggal/Polrestabes Medan, tertanggal 18 Maret 2023, dengan terlapor Reji.

Kepada GlobalNews21.id, Minggu (19/3/2023), Azis merceritakan peristiwa penganiayaan itu secara terbata-bata, karena rasa sakit yang dialaminya belum sembuh dan masih perih.

“Kalau di pegang masih ada rasa ‘nyut-nyutnya’ gitu pak, tapi penglihatan masih ada rasa perih,” pungkas Azis, Minggu (19/13/2023).

Ia menjelaskan, kejadian itu berawal saat dirinya dan adiknya bernama Dedek, serta dua orang temannya Kebo dan Fajar tengah memperbaiki sepeda motor di halaman rumahnya (TKP) di kawasan Perumahan Sukamaju Indah Blok J No. 5, Desa Sukamaju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Ketika mereka sedang memperbaiki sepeda motor, terlapor atau terduga pelaku bernama Reji dan satu temanya lewat dari depan rumah mereka sambil mendorong sepeda motor yang diduga rusak atau kehabisan bensin. Saat lewat, adik korban bernama Dedek menegurnya dan pelaku menghampiri serta minta rokok.

“Saya menjawab tidak ada rokok, lalu pelaku meminta kepada temanku yang kerja karyawan grosir di depan rumah. Pelaku meminta secara paksa namun temanku tidak memberikan,” katanya.

Lantaran rokok yang diminta pelaku tidak ada, ia malah minta ngutang di grosir dan akan dibayar pada Sabtu malam. Karena permintaan tidak dituruti pelaku menjadi kesal sehingga terjadi cekcok mulut antara mereka.

Saat terjadi percekcokan, salah satu teman pelaku masuk ke halaman rumah, suasana mulai panas. Karenanya korban menyampaikan ke mereka agar jangan berisik atau ribut-ribut lantaran orangtua korban sedang tidur.

“Bang jangan bising nanti ayahku bangun,” ujar korban. Tetapi pelaku justru menjawab “Kenapa kalau bising”. Korban tak menghiraukan jawaban itu, ia lebih memilih mengerjakan sepeda motor yang diperbaiki.

“Waktu itu pelaku langsung marah-marah dan masuk ke halaman rumah dan langsung mencekik temanku, lalu saya masuk ke dalam mengambil kunci melanjutkan memperbaiki sepeda motor,” kata pria berprofesi mekanik itu.

Ketika hendak masuk ke dalam rumah, pelaku menghalangi korban sambil mengantukkan atau membenturkan kepalanya ke korban tepat di bagian kelopak mata, sambil menghardik “Apa kau”, kemudian korban menjawab “Apanya abang ini orang aku mau masuk rumah,” ucap korban seraya menahankan rasa sakit di kepala.

Rupanya pelaku tak merasa puas, ia malah marah-marah tak karuan ke korban dan teman-temannya yang ada di bengkel tersebut. Melihat kejadian itu salah satu teman korban yang saat itu berada dalam rumah lalu keluar untuk berusaha melerai serta memisahkan mereka yang saling ribut.

“Setelah dilerai, temanku bernama Kebo memberikan rokok ke pelaku, setelah itu mereka langsung pergi meninggalkan lokasi,” tukas pria kelahiran Medan, 19 Agustus 2003 itu.

Terpisah, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, melalui Kapolsek Sunggal Kompol Chandra Yudha Pranata saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp belum berkenan memberikan jawaban.

Kendati begitu, redaksi tetap menunggu jawaban dari pejabat polri berpangkat satu melati di pundaknya itu. (GN21-Red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
895PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles