HUMBAHAS, GlobalNews21.id – Taiwan Technical Mission (TTM) akan membuat percontohan budidaya di lahan Food Estate Holtikultura di Desa Riaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara.
Pemilik atau penguasa lahan Tumpak Lumbangaol, Simon Siregar dan Emanuel Seankrisko Anjuna telah menyerahkan pengelolaan lahan pada tim pengelolaan Food Estate.
Surat pernyataan penyerahan pengelolaan lahan tersebut telah dilaksanakan dan ditandatangani di Desa Riaria, Kecamatan Pollung pada Jumat (10/2/2023).
Lahan tersebut sesuai dengan rencana aksi yang telah ditandatangani antara Indonesian Economic and Trade Office (IETO) dengan Taipei Economic and Trade Office (TETO) pada Tanggal 8 Desember 2022 lalu dan akan digunakan sebagai percontohan budidaya yang dilakukan oleh Taiwan Technical Mission (TTM).
Lahan-lahan tersebut tidak dalam sengketa dan diserahkan secara sukarela atau tanpa dikenakan biaya sewa lahan. Biaya-biaya yang timbul akibat aktivitas di lahan menjadi tanggung jawab pengelola lahan (TTM) dan seluruh manfaat yang diperoleh menjadi hak pengelola lahan (TTM).
Adapun aset yang tersedia di atas lahan dan manfaat akhir sebagai dampak dari aktivitas TTM dapat diserahkan kepada pemilik/penguasa lahan.
Selain pemilik lahan, surat penyerahan juga diketahui Tomlin Pandiangan selaku Ketua Poktan Sinar Jaya, Amintas Lumban Gaol selaku Ketua Poktan Ria Kerja, Jon Perdianus Lumbangaol Kepala Desa Ria Ria, Imron Banjarnahor Plt. Camat Pollung, Ir. Junter Marbun Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, dan Dr Van Basten Panjaitan Manajer Lapangan Food Estate.
Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mengucapkan terima kasih atas kehadiran TTM yang ikut bergabung dengan masyarakat dalam rangka pengembangan food estate. TTM akan memberikan percontohan budidaya.
“Food estate ini pasti dikembangkan untuk kepentingan masyarakat, kepentingan para petani. Jalan sudah ada, irigasi sudah berjalan, listrik sudah tersambung, saya yakin bahwa food estate pasti lebih berhasil lagi karena kita memiliki sarana dan prasarana yang baik,” tutur Dosmar Banjarnahor.
Lanjut Bupati ada empat komoditi yang direncanakan di areal food estate yaitu kentang, cabe merah, jagung dan kol.
Dalam pertemuan, sebutnya pihak TTM mengaku sangat senang bisa memberikan percontohan pertanian di lahan food estate yang berada di Humbang Hasundutan.
“Kami akan memberikan percontohan budidaya di sini, kalau suka dengan uang, ikutlah bersama kami,” kata Bupati menirukan ucapan pihak TTM.(GN21/Rein/Rel)

