TAPSEL, GlobalNews21.id – Enam siswa Kabupaten Tapanuli Selatan diberangkatkan untuk ikut bertanding pada kejuaraan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Nasional di Jakarta.
Ke enam siswa tersebut di lepas langsung oleh Bupati Tapsel Dolly Pasaribu dari ruang kerjanya, Senin (30/1/2023).
Adapun ke enam siswa tersebut sebagai berikut;
1. Mutia Tika Rahmadhani, kategori Cerpen (SDN No.100603 Sidadi II).
2. Diska Khairani Hasibuan, kategori Mendongeng (SDN No.100104 Sitinjak).
3. Lulu Lanni, kategori Pidato (SMPN 1 Angkola Timur).
4. Evan Lais, kategori Puisi, Pantun, dan Syair (SDN No.101504 Basilam Baru).
5. Haikal Padli Sahbana kategori Puisi, Pantun, dan Syair (SDN No.101504 Basilam Baru).
6. Marasetia kategori Tembang Tradisi (SMPN 1 Angkola Timur).
“Selamat pada anak-anakku sekalian, selamat berjuang, dan semoga anak-anakku sekalian berhasil,” kata Bupati Dolly.
Bupati berjanji kepada ke enam siswa tersebut, apabila nanti membawa harum nama baik Kabupaten Tapanuli Selatan akan diberikan suprise dan hadiah.
“Saya berjanji apabila anak-anakku berhasil membawa suprise dan membawa nama harum Tapsel, maka akan saya apresiasi disini, dan akan ada hadiah dari saya untuk anak-anakku yang berhasil,” imbuhnya.
Dalam laporannya, Kadis Pendidikan Tapsel Arman Pasaribu menjelaskan para peserta yang diberangkatkan ini merupakan hasil seleksi pada pertengahan Desember 2022 lalu di Medan, Sumatera Utara.
“Sebelumnya, mereka ini adalah pemenang seleksi pertengahan Desember 2022 lalu di Medan yang mewakili Tapsel, dan mereka akan diberangkatkan ke Jakarta pada 11 Februari pada kejuaraan FTBI nanti,” katanya.
Ditambahkan, kontingen dari Kabupaten Tapsel merupakan salah satu kontingen terbanyak dari 5 Kabupaten se-Sumatera Utara yang lolos seleksi.
“Adapun kontingen Kabupaten Tapsel, Labuhan Batu, Tapanuli Tengah sama-sama mengirimkan 6 kontingen, sedangkan Paluta, dan Padang Sidempuan hanya 4 kontingen,” ujarnya.
Kejuaraan FTBI Nasional ini dalam rangka menyemarakkan bahasa Ibu Internasional tahun 2023 oleh Pusat Pengembangan, Pelindungan Bahasa dan Sastra pada Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud RI, yang akan berlangsung tanggal 12-14 Februari mendatang. (GN21-DIP)

