MEDAN-SUMUT,GlobalNews21.ID – Berita yang telah meluas dimasyarakat Sumatera Utara,khususnya Kota Medan yang sudah menjadi konsumsi para awak media Online maupun cetak terkait SPBU No 14.21.1110 Gaperta yang diduga mengintimidasi wartawan saat meliput serta terbukti melakukan pelanggaran distribusi BBM subsidi dan pasokan BBM Pertalite telah di blokir oleh PT Pertamina .
SPBU No 14.201.1110 yang berada di jalan Gaperta Kecamatan Medan Helvetia Sumatera Utara ini, telah diberi sanksi dan dalam pembinaan oleh pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional.

Saksi tersebut selama satu bulan PT Pertamina tidak menyalurkan BBM jenis Pertalite ke SPBU Gaperta serta dalam massa pembinaan.
Pantuan awak media,SPBU Gaperta tersebut telah kehabisan stock BBM Pertalite terlihat saat dilokasi tampak sunyi dan pelang “Pertalite Habis” Senin (17/10/2022) pukul 9.00 Wib.
Baca Juga :
Wartawan Disekap Hendak Meliput Pengisian BBM Memakai Jiregen di SPBU Gaperta
Terkait hal tersebut menurut keterangan Kabag humas PT Pertamina Patra Niga Regional,Agus Setiawan mengatakan ‘bahwa sanksi atas pelanggaran distribusi BBM subsidi selama 1 bulan tidak menyalurkan BBM jenis Pertalite ke SPBU tersebut terhitng sejak tanggal 13 Oktober 2022”Ucapnya
Ditanya,berapa Kilo Liter (KL) PT Pertamina menyalurkan ke setiap SPBU dalam sehari”penyaluran BBM ke setiap SPBU sesuai dengan alokasi yang sudah ditetapkan oleh BPH Migas,dan Masing-masing SPBU berbeda jumlah alokasinya”Ujar Agus

“Per 3 Oktober 2022 Pemerintah sudah menambah kuota BBM Pertalite,jadi stock Pertalite diperkirakan bisa mencukupi hingga akhir tahun”Punkasnya melalui pesan WhastsApp,Senin (17/10/2022)
Baca Juga :
Terpisah,Ketua Dewan Perwakilan Cabang Serikat Pers Republik Indonesia ( DPC SPRI) Kota Medan,Dinatal Lumbantobing mengatakan “kami terus memantau kinerja PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terlebih di SPBU No 14.21.1110 Gaperta tersebut”,Senin ( 17/10/2022 )
DL Tobing sebutan akrabnya meminta kepada pihak PT Pertamina agar memberi ketegasan kepada pihak SPBU nakal untuk memasang spanduk “Dalam Pembinaan”
Hal ini disampaikannya agar masyarakat mengetahui bahwa SPBU nakal tersebut dalam maasa pembinaan serta memberi efek jerah apalagi adanya dugaan terhadap para wartawan saat meliput dilokasi SPBU tersebut mendapat intimidasi dari pihak security SPBU tersebut .
”Iya,kami akan terus pantau kegiatan di SPBU tersebut dan berharap secepatnya spanduk tersebut terpasang,”Tegas Ketua DPC SPRI Kota Medan
( MRA)

