16.6 C
New York
Kamis, April 23, 2026

Buy now

spot_img

Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Bakti dan Halat di Medan

MEDAN, GlobalNews21.id – Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana meninjau Pasar Bakti serta Pasar Halat, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/2/2023).

Di sana, Presiden dan Ibu Iriana berinteraksi dengan para pedagang sekaligus mengecek harga bahan pangan.

“Telur baik tadi kita cek, yang biasanya naik kan telur, sudah baik. Kemudian bawang merah harganya sudah 40-an ribu (rupiah), saya kira masih baik, kemudian cabai juga pada kondisi baik,” kata Presiden dalam keterangan pers kepada awak media.

Termasuk bawang merah, dan cabai, Presiden juga mengecek ketersediaan beras di sana. Menurutnya, kualitas beras di Pasar Bakti baik dengan harga jual yang terjangkau per kilonya.

“Beras ini, operasi pasar tadi kita cek di beberapa warung di dalam tadi juga sudah terima beras dari bulog 5 Kg, harga 49 ribu (rupiah). Saya kira ini juga sudah baik, artinya nanti harga jual per kilonya dibawah 10 ribu (rupiah), ini juga akan baik,” tuturnya.

Selain mengecek harga bahan pangan, Presiden dan Ibu Iriana juga menyerahkan bantuan tunai langsung (BTL) kepada para pedagang pasar. Sementara bantuan modal kerja (BMK) diserahkan Presiden kepada para pedagang kaki lima.

Suasana Pasar Bakti siang ini terlihat ramai dengan kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana. Tampak masyarakat memenuhi jalanan di sekitar pasar untuk bertemu dengan Presiden.

Disamping itu, pemerintah secara transparan membuka data inflasi guna memacu setiap pemerintah daerah untuk bekerja keras mengatasi inflasi di daerahnya. Presiden Joko Widodo mengatakan, setiap minggu pemerintah terus memonitor perkembangan inflasi di setiap daerah.

“Setiap minggu kita cek setiap kabupaten, kota, dan provinsi inflasi berapa, siapa yang paling tinggi, siapa yang paling rendah, semuanya kita buka sekarang ini. Sehingga semuanya bekerja keras, berkompetisi untuk menurunkan inflasi yang menjadi momok semua negara,” kata Presiden.

Menurut Presiden, hingga saat ini masih ada sejumlah provinsi dengan nilai inflasi yang berada di atas angka nasional. Meski begitu, Kepala Negara menilai secara keseluruhan inflasi di Indonesia masih dapat dikendalikan dengan baik.

“Ada satu, dua provinsi saja (nilai inflasi di atas nasional), tapi saya kira sangat baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Presiden menuturkan bahwa penurunan nilai inflasi di daerah dan stabilitas harga di pasar tidak lepas dari kontrol yang dilakukan oleh para pemimpin daerah. Selain itu, pemerintah pusat juga memberikan insentif bagi daerah yang dinilai berhasil mengendalikan inflasi.

“Ya karena ini kan peran Gubernur, Bupati, Wali Kota semuanya terus ikut ngecek di pasar-pasar tidak hanya urusan makro, tetapi mikronya dikontrol, yang paling penting itu,” lanjutnya.

Sementara itu, terkait stok bahan pangan di pasar, Presiden kembali mengingatkan bahwa infrastruktur menjadi hal yang penting dalam rangka mendukung proses distribusi barang.

“Ada 514 Kabupaten/Kota, ada 17 ribu pulau, mendistribusikannya kadang-kadang. Artinya ini masalah distribusi barang yang kadang-kadang terganggu di lapangan. Entah karena cuaca, entah karena kondisi jalan, sehingga yang namanya infrastruktur menjadi sangat penting,” kata Presiden.

Turut mendampingi Presiden ke Pasar Bakti, yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Wali Kota Medan Bobby Nasution. (GN21-Red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
895PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles