27 C
New York
Rabu, Juli 8, 2026

Buy now

spot_img

Perkuat Kemandirian Fiskal, Pemkab Dairi Serap Strategi Penguatan PAD di Forum Apkasi

GLOBALNEWS21,Deli Serdang – Bupati Dairi melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Robot Simanullang menghadiri Dialog Otonomi Daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Kamis (02/07/2026) di Convention Hall, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.

Dialog yang mengangkat tema Penguatan Kapasitas Daerah dalam Mengoptimalkan Dumber Pendapatan Daerah itu dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto dan diikuti Para Bupati Serta Perwakilan Pemerintah Kabupaten dari berbagai Daerah di Indonesia, serta diisi dengan Share Knowledge oleh beberapa Narasumber yang dilaksanakan dalam 2 Sesi yakni : Strategi Pembiayaan Alternatif Pembangunan Daerah dan Konsultasi Publik Masukan Apkasi Tentang Rancangan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014.

 

Forum ini Menjadi Agenda Penting HUT yang Ke-26 Tahun 2026 Apkasi sebagai Wadah Memperkuat Sinergi antar Kabupaten, Bertukar Pengalaman serta Merumuskan Strategi dalam Memperkuat Otonomi Daerah, Meningkatkan Daya Saing dan Menjawab Tantangan Pembangunan Kedepan.

Usai Mengikuti Dialog, Robot Simanullang menyampaikan bahwa Forum Apkasi Menjadi Momentum Strategis untuk Memperkuat Komitmen Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Mandiri, Inovatif, dan Berdaya Saing.

Menurutnya, berbagai masukan yang diperoleh dapat menjadi Referensi dalam Mengoptimalkan Potensi Daerah sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia Menilai Kabupaten Dairi Memiliki Potensi Besar di Sektor Pertanian, Perkebunan, Pariwisata, hingga Investasi yang perlu terus Dikembangkan melalui Inovasi dan Kolaborasi.

Robot Menegaskan, Pemerintah Kabupaten Dairi Berkomitmen Meningkatkan Kemandirian Fiskal melalui Penguatan PAD, Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik serta Pemanfaatan Potensi Daerah secara Optimal dengan Tetap Mengedepankan Prinsip Tata Kelola Pemerintahan yang Baik.

Ia berharap Apkasi Terus Menjadi Ruang Kolaborasi yang Mampu Memperkuat Sinergi antar Kabupaten sehingga Melahirkan Kebijakan yang Mendorong Percepatan Pembangunan Daerah dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bappeda Romedi Bangun, Kadis Perhubungan Untung Nahampun dan Kabag Tapem Angelius Hendry Sigalingging. Kegiatan Ditutup dengan Konsultasi Publik Revisi UU Pemerintahan Daerah. (Junitha)

Artikulli paraprak
Artikulli tjetër
Perkuat Kolaborasi Pertahankan Status Eliminasi Malaria, Bupati Dairi Sambut Tim Kesehatan Dairi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Terus Memperkuat Komitmennya dalam Menjaga Status Eliminasi Malaria Melalui Sinergi dengan Pemerintah Pusat. Komitmen tersebut Ditunjukkan dalam Kunjungan Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Rabu (08/07/2026) di Rumah Dinas (Pendopo) Bupati, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Dalam Rangka Akselerasi Penguatan Forum Komunikasi Bersama Pemerintah Daerah untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan dalam Penanggulangan Malaria. Dalam Pertemuan tersebut, Rombongan Kementerian Kesehatan dipimpin oleh Ferdinand J. Laihad selaku Ketua Tim Penilaian Eliminasi Malaria Menjelaskan bahwa Kunjungan Tim Kementerian Kesehatan Memiliki Tujuan Khusus untuk Memperkuat Upaya Pencegahan dan Pengendalian Malaria, Terutama di Daerah yang Telah Berhasil Mencapai Status Eliminasi Malaria. Menurutnya, Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Menjadi Salah Satu Kunci Utama dalam Menjaga Keberhasilan tersebut. Melalui Forum Komunikasi Bersama Pemerintah Daerah, Seluruh Pemangku Kepentingan Diharapkan Dapat Terus Bersinergi dalam Mengantisipasi Berbagai Potensi yang Dapat Menyebabkan Munculnya Kembali Kasus Malaria. “Kedatangan Kami Bertujuan untuk Memperkuat Koordinasi Lintas Sektor Melalui Forum Komunikasi Pemerintah Daerah dalam Upaya Mempertahankan Status Eliminasi Malaria. Selain itu, Kami juga Ingin Meningkatkan Kapasitas Pemerintah Daerah Maupun Tenaga Kesehatan dalam Sistem Kewaspadaan Malaria”, ujar Ferdinand. Ia Menambahkan, Tim Kementerian Kesehatan juga akan Melakukan Pemantauan dan Evaluasi Terhadap Situasi Malaria di Wilayah yang Telah Mencapai Eliminasi. Langkah tersebut Penting untuk Mengidentifikasi Berbagai Faktor Risiko yang Berpotensi Memicu Terjadinya Penularan Kembali Malaria. Selain itu, Kunjungan ini juga Menjadi Momentum untuk Mendorong Pemerintah Daerah Menyusun Rencana Aksi Daerah sebagai Pedoman dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Malaria secara Berkelanjutan. “Kami Berharap Seluruh Unsur Pemerintah Daerah Dapat Terus Menjaga Komitmen Bersama sehingga Status Eliminasi Malaria yang Telah Dicapai dapat Dipertahankan Melalui Sistem Kewaspadaan yang Kuat dan Kolaborasi Lintas Sektor yang Efektif”, tambahnya. Sementara itu, Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga, M.M., Menyambut Baik Kehadiran Tim Kementerian Kesehatan dan Menyampaikan Spresiasi atas Perhatian Pemerintah Pusat Terhadap Upaya Pencegahan Malaria di Kabupaten Dairi. Bupati Berharap Junjungan tersebut Memberikan Dampak Positif dalam Memperkuat Langkah-langkah Pencegahan Malaria serta Semakin Meningkatkan Kesiapsiagaan Seluruh Pihak dalam Mengantisipasi Potensi Munculnya Kembali Penyakit tersebut. “Kami Mengucapkan Selamat Datang Kepada Tim Kementerian Kesehatan. Semoga Kehadiran Tim Membawa Dampak yang Positif Bagi Upaya Pencegahan Malaria di Kabupaten Dairi serta Semakin Memperkuat Sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah”, ujar Ir. Vickner. Ia Menegaskan, Pemerintah Kabupaten Dairi Melalui Dinas Kesehatan Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Teknis akan Terus Memberikan Dukungan Penuh Terhadap Seluruh Program dan Kebijakan yang Berkaitan dengan Pencegahan serta Pengendalian Malaria. Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa dari Hasil Pertemuan tersebut Diharapkan Seluruh Pihak Telah Bekerja Sesuai dengan Posisi dan Tugas Masing-masing, Sehingga Berbagai Upaya yang Dilakukan Sudah Berada pada Tahapan Pencegahan. “Kita Berharap Seluruh Pihak Sudah Menjalankan Tugas Sesuai Fungsi Masing-masing dan saat ini Kita Berada pada Tataran Pencegahan. Harapan Kita tentu Status Eliminasi Bisa Dipertahankan di Kabupaten Dairi” kata Ir. Vickner. Menurutnya, Keberhasilan Mempertahankan Status Eliminasi Malaria bukan hanya menjadi Tanggungjawab Sektor Kesehatan Semata, Melainkan Memerlukan Kolaborasi Seluruh Elemen Pemerintah, Tenaga Kesehatan, Serta Dukungan Masyarakat. “Semua ini akan Bisa Dilakukan Apabila Kita Terus Berkolaborasi dan Bekerja Sama. Dengan Komitmen Bersama, Saya Optimistis Kabupaten Dairi Mampu Mempertahankan Status Eliminasi Malaria Sekaligus Memberikan Perlindungan Kesehatan yang Lebih Baik Bagi Masyarakat”, tutup Bupati Dairi Ir. Vickner Sinaga, M.M., Pertemuan tersebut Diharapkan Menjadi Langkah Strategis dalam Memperkuat Sistem Kewaspadaan Malaria di Kabupaten Dairi, sekaligus Mempererat Koordinasi Lintas Sektor untuk Memastikan Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Malaria Berjalan Secara Berkesinambungan. Melalui Sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Tenaga Kesehatan dan Seluruh Pemangku Kepentingan, Kabupaten Dairi Diharapkan Mampu Mempertahankan Capaian Eliminasi Malaria serta Mencegah Terjadinya Penularan Kembali di Masa Mendatang. Turut hadir pada acara tersebut oleh Kadis Kesehatan Dairi dr. Henry Manik, Sekdis Imelda Purba, dr. Restuti Saragih, Komite Ahli Diagnosis Tata Laksana Malaria, serta Tim Dinkes Provsu Bersama dr. Nora Violita, dr. Lili Hasugian, dr. Frans Yoseph Sitepu, Miftahul Fathan, Fitri Haikal, Saenah dan tim Dinkes Kabupaten Dairi. (Junitha)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles