Dairi,GlobalNews21.net-Hebooh..Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi tepatnya di Desa Bertungan Julu Ricuh,mengakibatkan sejumlah surat suara bertaburan dijalanan dalam keadaan koyak hingga pertikaian antara Pihak Kepolisian dan Masyarakat tidak bisa di hindari.
Kejadian bermula disaat perhitungan suara antara Calon Kepala Desa Nomor Urut 1 Eben Girsang dan Nomor Urut 2 Haryono Sinulingga selisih 1 suara. Dalam perhitungan, terdapat 1 Kertas suara yang rusak dan diduga disahkan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) sehingga membuat pendukung salah satu calon yakni Haryono Sinulingga tidak terima.

Pantauan Wartawan Globalnews21.net yang berada di lokasi kejadian, Keributan memuncak disaat Pihak Kepolisian Resort Dairi ( Polres Dairi) membawa kotak suara untuk diamankan. Namun dikarenakan Massa salah satu pendukung calon tidak terima Pihak Kepolisian membawa kotak suara dimaksud, massa berbondong-bondong mengejar dan merampas kotak suara dari tangan Kepolisian.
Ketika Kotak suara sudah di tangan massa, massa langsung menghancurkan kotak suara.
Massa juga menyobek surat suara hingga rusak dan bertaburan di jalan.
Nampak Emosi massa tidak terkontrol sehingga salah satu personel Kepolisian terkena amukan massa hingga terjatuh dan membuat salah satu mobil masyarakat hampir terbalik akibat kericuhan tersebut.
Hingga saat berita ini di terbitkan Personil Kepolisian Resort Dairi dan Polda Sumatera Utara masih berjaga-jaga di tempat kejadian.
Sebelumnya Viral di Sosial Media, bahwa Oknum Camat Tigalingga (TT) di duga mengatakan kepada masyarakat “Bapak Masyarakat atau Hantu”. ( TIM)

