DLH Kota Medan Segera Verifikasi Limbah Medis RSU Mitra Medika Amplas
MEDAN,GLOBALNEWS21.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan segera melakukan verifikasi ke lapangan terkait limbah medis yang dibuang sembarang tempatĀ pemukiman warga lingkungan VIII Kelurahan Harjosari 1 Kecamatan Medan Amplas.
Informasi yang dihimpun,limbah medis yang berupa Limba B3 dan CairĀ tersebut di buang ke pemukiman warga diduga berasal dari limbah RSU Mitra Medika Amplas Jalan SM Raja Kelurahaan Harjosari Kecamatan Medan Amplas.

Menurut keterangan Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan (DLH) Kota Medan,Alwendra Barus bahwa pihaknya segera melakukan verifikasi ke lapangan terkait limbah medis RSU Mitra Medika atas temuan LSM GMPSU yang dibuang sembarangan tempat.
āIya,kami akan menindaklanjuti atas laporan dari masyarakat untuk melakukan verifikasi ke lapangan yang rencana dilakukan hari Kamis iniāucap Alwendra kepada Globalnews21.id,Selasa (14/5/2024) pukul 14.50 Wib
Menurut Alwendra,bahwa terkait limbah cairĀ sebulan sekali harus di lakukan tes uji laboratorium dan pihak rumah sakit yang melakukan pemeriksaannya
“Tes uji laboratorium untuk limbah cair dilakukan sebulan sekali dan biasanya pihak rumah sakit yang membawa sampel utuk pemeriksaan laboratorium”pungkasnya
Informasi yang dihimpun warga lingkungan VIII Kelurahan Harjosari 1 resah saat mengetahui limba medis yang berupa limba B3 dan Cair dibuang ke lingkungan masyarakat oleh pihak RSU Mitra Medika
Menurut keterangan dari beberapa warga setempat bahwa mereka menangkap basa petugas rumah sakit sedang membuang limbah medis dan menumpukkan di lokasi tanah kosong yang berada persis dibelakang tembok rumah sakit

ākami langsung melihat mereka pak sedang menumpunkkan limbah medisnya ,mereka ada berjumlah 7 orang yang 2 orang memakai masker berada di bawah dan 5 orang diatasāujar warga setempat
Lanjutnya,pihak rumah sakit sepertinya tidak memperdulikan bahwa limbah medis tersebut berbahaya kepada kesehatan masyarakat kendati hal ini sudah berulang terjadi
āmereka sepertinya tidak takut pak,saat tertangkap basa petugas itu membuang sampah hampir saja petugas tersebut hendak di balok warga setempat pakāucap warga
Terpisah,desakan kepada pemerintah terkait untuk menindaklanjuti limbah medis yang dibuang di sembarang tempat datang dari DPP LSM GMPSU.Atas dasar pemantauan dan investigasi tim menemukan sejumlah tumpukan limbah medis di tanah kosong.
Ketum DPP LSM GMPSU,Dinatal Lumban Tobing mengatakan bahwa pihaknya telah melakuan audensi klrifikasi dan konfirmasi kepada direktur RSU Mitra Medika,dr.H Sjarial Anas
āIya.kami sudah lakukan audensi membahas terkait limbah medis tersebut tetapi direktur membantah semua atas temuan kami,hingga menuduh salah seorang warga yang membuang limbah atau sampah domestik tersebut ke lokasi tanah kosongāungkap DL Tobing sapaan akrabnya
Masih lanjutnya,bahwa pihaknya menemukan limbah B3 yang berada di lokasi tersebut bukan sampah domestic seperti yang telah disampaikan Anas saat melakukan audensi

āTemuan kami saat dibuka kantongan plastic besar itu,ditemukan selang infus lengkap dengan jarum,masker,botol obat atau ampul kain coklat seperti baju oprasi dan kotak-kotak obat,jadi limbah ini bukan sampah domestic tapi B3ātegas Ketum kepada wartawan,Rabu (15/5/2024).
Lanjutnya,kendati limbah medis yang ditemukan di lokasi tanah kosong tersebut sudah dibersikan oleh petugas rumah sakit tapi pihak LSM GMPSU dan warga setempat mempunyai bukti rekaman video dan foto dokumentasi
ākami memiliki bukti yang cukup terhadap limbah medis tersebut dan kuat dugaan pihak rumah sakit ada unsur sengaja untuk menyembunyikan karena takut diketahui oleh petugas tekait iāungkapnya
Harap DL Tobing terkait masalah limbah medis khususnya kepada Pemkot Medan harus memberi atesi dan menindak tegas oknum yang bertanggungjawab karena dampak pencemaran lingkungan ini terhadap kesehatan masyarakat tidak bisa dibayar dengan uang
āIya,pihak pemerintah terkait DLH dan Camat Medan Amplas harus bekerja secara professional untuk mengungkapkan dan memberi tindakan tegas kepada oknum yang bertanggung jawab terhadap pengolahan limbah medis ini ,karena pencemaran lingkungan yang mengakibatkan terganggunya kesehatan masyarakat bahkan dapat merengut nyawa manusia dan nyawa manusia tidak bisa diganti dengan uangātegas Ketum lagi
Hingga berita ini ditayangkan,konfirmasi yang telah dilakukan kepada Camat Medan Amplas,Siska baik langsung maupun dari Telephone Sellulainya nomor,0857-6672,xxxx belum didapat keterangannya. (TIM)