GLOBALNEWS21.ID, MEDAN – Berita yang masih hangat khususnya di Kota Medan terkait atas temuan audit Inspektorat Pemkot Medan ada kelebihan bayar terhadap dana BOK dan Jaspel Puskesmas Se- Kota Medan.
Parahnya lagi,terdengar kabar Laporan Hasil Audit (LHA) Inspektorat di Puskesmas Sentosa Baru pengembalian dana BOK dan Jaspel bermula sebesar Rp.205 juta dan kemudian berubah menjadi Rp.23.300 juta.
Informasi yang dihimpun bahwa adanya temuan dari LSM GMPSU atas laporan dari masyarakat bukti yang terekam dari pernyataan Kepala Puskesmas (Kapus) Sentosa Baru,dr Hari.

Pernyataan ini juga telah disampaikan oleh Kapus,dr Hari saat melakukan konfrensi pers terkait bantahannya dan hak jawab kepada salah satu media online yang telah memberitakan adanya perubahan fantastis LHA dari angka Rp.205 juta menjadi Rp 23.300,lalu
Hari,menegaskan pada pemeriksaan awal memang sebesar Rp.205 juta,namun Laporan Hasil Audit (LHA) akhir menjadi Rp.23.300 dan ini sudah kami konfirmasi kepada atasan,serta laporan pengembalian sudah dikirim kepada Inspektorat.
Menurut keterangan Sekretaris Inspektorat Pemkot Medan,Habibi Adhawiyah bahwa pihaknya belum mendapat laporan adanya atas pengembalian dana BOK dan Jaspel dari puskesmas Sentosa Baru, Kamis ( 12/9/2024)
“Kami belum mengetahui pengembalian itu,karena kita harus mengecek lagi STS (Surat Tanda Setoran) nya pak..!? apa buktinya pengembalian itu..!”bantah Habibi
Habibi juga menerangkan bahwa pengembalian dana BOK dan Jaspel dari puskesmas Sentosa Baru belum palit dan masalahnya masih dalam pemeriksaan oleh Irbansus ( Inspektorat Bantuan Khusus)
“Kalau memang beliau (Kapus) puskesmas Sentosa Baru telah melakukan pengembalian,tindaklanjut itu seharusnya disampaikan ke kita pak..! tapi kalau ke Irbansus mereka ada mengembalikan kami kan tidak mencampurin dari pemeriksaan Inrbansus pak ..”hardik Habibi
Ditegaskannya lagi,bahwa sampai saat ini pihaknya juga belum mendapat laporan adanya atas pengembalian dana BOK dan Jaspel dari puskesmas Sentosa Baru dan STS nya juga belum ada terlihat
Hal yang senada saat Globalnews21.id melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan,Yuda Pratiwi Setiawan,S.STP,M.SP namun diwakilkan kepada Kasubag Keuangan,Adli W.Prawira,Kamis (12/9/2024)
“Terkait puskesmas Sentosa Baru saat ini sedang dalam proses sebenarnya,.Saya pun sering koordinasi juga dengan Kapusnya,dr Hari terkait itu sudah lansung ke Inspektorat sedang dalam pemeriksaan untuk dokumen-dokumen bisa memberikan bukti tidak sebesar itu.Jumlah yang diawal tidak sebesar itu”terang Adli
Menurut Adli bahwa Kapusnya telah diberikan data sanggahan terhadap dokumen-dokumen terkait dan sedang dalam pemeriksaan Inspektorat namun hasilnya belum diketahui.
Terkait adanya pernyataan dr.Hari bahwa perubahan LHA menjadi Rp.23.300 juta kemungkinan ada salah ketik atau salah hitung apakah ada kesalahan yang dilakukan Inspektorat..?
“Inspektorat pada saat melakukan pemeriksaan juknisnyakan pasti ada SOP mereka,mungkin bisa jadi ada miss kesalahan dari sisi si pemberi data dari auditornya”jelas Adli
Disampaikannya lagi jika terkait perubahan LHA Rp.23,300 juta tersebut sudah valit,itu adalah hasil perhitunggan Inspektoran dan pihaknya,terkait hal tersebut tidak dapat memberi jawabanya
“Jika LHA Rp.23.300 juta tersebut sudah valit itukan hasil perhitungan Inspektorat,kalau di kita hanya memvasilitasi namun secara detile,saya tidak bisa kasih jawaban”ujar Adli
Terkait adanya dugaan hal yang serupa seperti yang terjadi di puskesmas sentosa baru dan tidak tertutup kemungkinan dapat terjadi di 40 puskesmas lainnya dan LHA di puskesmas lain tersebut mencapai diatas seratus juta,Adli tidak memberi jawabanya
“Masalah itu pak itu bukan kapasitas saya yang menjawabnya karena masih ada atasan saya lagi”ucapnya
Terpisah,menanggapi adanya ditemukan perubahan LHA dari Inspektorat yang semula Rp.205 juta menjadi Rp.23.300 juta di puskesmas Sentosa Baru,Ketum DPP LSM GMPSU DL Tobing sapaan akrabnya kepada wartawan,Jumat (13/9/2024)
“Dugaan kami perubahan ini tidak mungkin salah ketik atau salah hitung.Ini yang baru terdengar di puskesmas Sentosa Baru dan bagaiman dengan puskesmas lainnya..? terkesan kinerja Inspektorat tidak profisional dalam bidangnya “kata DL Tobing
DL Tobing berharap agar Wali Kota Bobby Nasution turun tangan untuk mengetahui fakta yang sebenarnya terjadi terkait pengembalian dana BOK dan Jaspel TA.2023
“Iya,permasalahan ini menyangkut jantungnya Pemkot Medan,dan Walikota segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan agar menetahui fakta yang sebenarnya terjadi dan menindak tegas jika ada oknum yang bermain-main terhadap dana BOK dan Jaspel ini”tegas DL Tobing (TIM)

