HUMBAHAS,Globalnews21.id l Pasca, Prof Yohanes Surya Phd yang merupakan tokoh pendidikan Indonesia dan Pendiri Surya Institue yang dibawa oleh Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor ke Humbahas untuk melatih para guru dan pelajar kelas SD soal pembelajaran matematika metode gasing.
Sebanyak, lima (5) guru SD dari Kabupaten Humbahas telah melakukan pelatihan pembelajaran matematika metode gasing kepada para pelajar kelas SD dan guru di Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kelima guru itu adalah Lois Pita Sari Simamora dari SDN 173431 Saitnihuta, Minton Sehat Purba SDN 173408 Sampean, Feronika Silitonga SDN 173403 Sirisirisi, Rollis Pardomuan Purba dari SDN 177054 Baringin Paranginan dan Reni Masdawati Sinaga dari SDN 177056 Dolok Sanggul.
Kepala Dinas Pendidikan Jonny Gultom mengatakan, kelima guru ini sudah melakukan pelatihan matematika metode gasing kepada para pelajar SD di Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah sejak tanggal 1 Juni kemarin dan selesai tanggal 16 mendatang.

Dengan masing-masing guru melakukan pelatihan pembelajaran matematika metode Gasing per group.
Disebutkannya, Lois Pita melatih kelas B dengan jumlah 24 siswa dan 8 guru, Mintol Purba melatih dikelas C dengan siswa 24 dan 8 guru.
Kemudian, Feronika Silitonga, melatih kelas D dengan jumlah 24 pelajar dan 8 guru, Rolis Purba melatih kelas E dengan jumlah 24 siswa dan 8 guru. Sedangkan, Reni Sinaga melatih kelas F dengan jumlah 27 siswa dan 9 guru.
” Jadi, para guru kita ini sudah melakukan pembelajaran matematika metode gasing di Kabupaten Morowali,” katanya, Selasa (7/6) disela-sela mendampingi Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor ke SD Negeri Sirisirisi.
Ditambahkannya, pelatihan yang dilakukan oleh para gurunya tersebut adalah merupakan permintaan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya ke Kabupaten Humbahas untuk sebagai persiapan menjadi master trainer.
Pasca, Prof Yohanes Surya Phd yang merupakan tokoh pendidikan Indonesia dan Pendiri Surya Institue yang dibawa oleh Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor ke Humbahas untuk melatih para guru dan pelajar kelas SD soal pembelajaran matematika metode gasing.
Yayasan , kata Jonny , membuat permohonan ke Pemerintah Humbahas agar menugaskan lima orang gurunya yang telah menjadi
fasilitator/asisten trainer pada pelatihan matematika gasing di Kabupaten Humbahas.
Untuk praktek diluar Kabupaten Humbahas ke Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng). Sekaligus, mempersiapkan guru-guru Humbahas menjadi Master Trainer.
” Sehingga kita pilih kelima guru itu karena sudah merupakan fasilitator/asisten trainer dalam pelatihan matematika metode gasing di Kabupaten Humbahas,” katanya.
Ditambahkannya lagi, program matematika metode Gasing saat ini telah mampu membuat para pelajar SD di Humbahas lebih bersemangat lagi belajar.
Dari salah satu dari keberhasilan itu juga, kata Jonny, para gurunya terpilih menjadi fasilitator/asisten trainer dalam pelatihan matematika metode gasing di Kabupaten Morowali.
” Jadi, kita bangga. Apa lagi kebanggan ini adalah menjadi cita-cita Pak Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor diperiode keduanya,” katanya.
Perlu diketahui, pembelajaran matematika metode gasing ini di Kabupaten Humbahas, terus berlanjut.
Menurut Jonny, Dinas Pendidikan akan membuat pelatihan pembelajaran matematika metode Gasing ke para pelajar kelas SD se Humbahas, bertempat di SMP Negeri 2 Dolok Sanggul. Rencananya, selama 3 minggu yang dimulai tanggal 18 Juni 2022.
Dikatakannya, siswa akan dilatih akan dihadiri perwakilan dari 10 kecamatan yang ada di Humbahas. ” Perkiraan akan ada 300 siswa dan 100 guru,” tambahnya.
Diharapkannya, agar dalam pelatihan pembelajaran gasing yang diselenggarakan ini orangtua siswa ikut serta berperan dan mendorong anaknya yang ikut pada pelatihan nanti. Sehingga, pembelajaran gasing ini bisa berjalan sukses.
” Pelatihan pembelajaran gasing Matematika yang diadakan ini adalah upaya Pak Bupati untuk mendorong minat siswa belajar Matematika sekaligus upaya mencerdaskan siswa-siswa Humbahas,” katanya.(REIN)

