DAIRI, GlobalNEWS21.net |
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata kunjungi bayi Mangiring Situmorang kerumah sakit umum (RSU) Sidikalang, Kamis, (07/04/2022).
Baca juga:
Bupati Dairi DR. Eddy K.A Berutu Safari Ramadhan di Sumbul
Bayi mangiring Situmorang merupakan anak kedua pasangan Irwansyah Sitepu dan Mangiring Situmorang yang lahir prematur di usia kandungan 7 bulan pada 2 Maret 2022 lalu. Bayi itu lahir dengan berat badan 1500 gram dan memiliki kelainan (bibir sumbing).
Kepada orang tua Bayi, Ketua TP PKK Romy Mariani Simarmata memeberikan motifasi agar tetap semangat merawat anaknya yang telah berusia 1 bulan itu.
“Selamat atas kelahiran anak keduanya, tetap bersyukur seperti apapun kondisi anak yang diberikan oleh Tuhan harus kita terima dengan lapang dada dan harus dirawat dengan baik”, ucap Ketua TP-PKK.
Ketua TP PKK Romy Mariani Simarmata juga menceritakan pengalamannya saat pertama kali dikaruniai anak.
“Jauh sebelum kalian saya sudah terlebih dahulu merasakan suka duka memiliki anak, dan itu adalah anugerah dari Tuhan yang harus kita syukuri dan perjuangkan”, ucapnya memotivasi.
Terkait kondisi bayi, Ketua TP PKK Romy mengatakan tidak perlu terlalu khawatir karena bisa di tangani nantinya melalui operasi.
“Yang penting bayinya sehat, nanti setelah berat bayinya memenuhi syarat untuk dilakukan operasi, maka akan langsung ditangani,” tambah Romy.
Sebelum bergegas, Ketua TP PKK Romy kembali berpesan agar ayah dan ibu bayi itu tetap semangat.
“Semangat ya Iwan dan ibunya, tadi Bapak Bupati menitip salam, semoga bayinya sehat-sehat,’ ucap Romy mengakhiri.
Irwansyah Sitepu ayah dari bayi itu mengucapkan terimakasih banyak atas kunjungan Ketua TP PKK Kabupaten Dairi Romy Mariani Simarmata.
“Trimakasih Buat ibu Ketua TP PKK Romy Mariani Simarmata telah datang mengunjungi bayi kami. Trimakasih juga motivasinya,” ucap Iwan.
Kondisi bayi mungil itu terus membaik namun harus secara rutin di lakukan kontrol Kerumah sakit.
“Setelah dibolehkan pulang dari rumah sakit, selama ini bayi kami menjalani rawat jalan. Hari ini kontrol ketiga kali Kerumah sakit. Namun bayi kami hari ini harus kembali di rawat inap di rumah sakit, untuk dilakukan transfusi darah. Itu dilakukan sesuai arahan dokter,” pungkasnya. (Junitha)

