Teks foto : Janser Saat Dirawat diruangan isolasi RSUD Dolok Sanggul.(GlobalNEWS21.net)
HUMBAHAS, Globalnews21.net |
Seorang warga binaan Rutan Kelas IIb Humbahas, Provinsi Sumut bernama Janser Fernando Tobing (34) asal Tapanuli Tengah meninggal dunia di RSUD Dolok Sanggul, Selasa (15/2) sekitar pukul 02.00 sini hari.
Baca juga:
Anggota DPRD Humbahas Togu Purba Suarakan Gerakan Pakan Mandiri
Janser yang hukumanya 2 tahun penjara dan sudah menjalani hukuman satu tahun dalam perkara membongkar rumah warga Lintong Nihuta dirawat dirumah sakit sejak tanggal 7 Februari , dan dinyatakan positif Covid 19.
Kepala Rutan Herry Hasudungan Simatupang melalui Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Desail Lubis, Selasa (15/2) melalui via telepon mengatakan kasus itu berawal Janser yang mengeluhkan demam, dan tensi tinggi, pada 7 Februari lalu kepada pihaknya.
Lalu, pihaknya langsung membawa Janser kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan insentif. Dan masa perawatan, Janser diisolasi diruangan Covid 19.
” Hasil swab PCR nya keluar pada 8 Februari, positif Covid 19,” terangnya.
Selama perawatan, Janser akhirnya menghembuskan napas pada, 15 Februari pukul 02.00 WIB dirumah sakit. ” Kabar itu dapat kami dari pihak rumah sakit,” katanya.
Disinggung, sekaitan riwayat Janser , bagaimana tindaklanjutnya dari pihak Rutan, apakah dilakukan tracing kepada warga binaan yang kontak erat dengan Janser, Desail mengaku belum tahu.
” Oo, entar lah kutanya Kepala Rutannya, lagi repot kali beliau,” kata Desail.
Terpisah, Kepala Rutan Herry Hasudungan Simatupang dikonfirmasi lewat pesan singkat WhatsApp terkait tindaklanjut pasca warga binaannya yang meninggal dunia akibat Covid 19, mengaku akan melakukan swab.
” Rencananya kami akan jumpai pihak RS supaya kami semua di swab,” katanya.
Disinggung, kapan rencana itu dilaksanakan, Herry mengatakan akan direncanakan, pada 16 Februari.
” Untuk ke RS rencananya besok. Kalau untuk pelaksanaannya belum tau pak,” katanya.
Disinggung, apakah warga binaannya ikut juga ke RS diswab? atau dilokasi/dirutan, Herry mengaku dari semua jumlah warga binaannya sebanyak 798, dan 40 pegawai, semua akan diswab
” Kami minta semuanya kalau bisa pak,” singkatnya menjawab.
Sementara itu, Pelaksana Harian Direktur RSUD Dolok Sanggul dr Heppy Depari membenarkan ada pasien dari warga binaan Rutan Kelas IIb meninggal dunia terpapar Covid 19.
“Maaf Pak masih rapat dari tadi.Iya ,meninggal dari ruang isolasi Pak, terkonfirmasi Covid19,” singkatnya menjawab.(REIN)

