9.8 C
New York
Senin, April 20, 2026

Buy now

spot_img

Gawat..!! Sekcam Diduga Terlibat Korupsi Pengalihan 115 Beras KPM.Polisi Tengah Dalami Dugaan Kasus Penggelapan Beras Bansos CPP di Kel.Kwala Bekala  

GLOBALNEWS21.ID,MEDAN – Dugaan korupsi yang melibatkan Lurah lama yang saat ini menjabat sebagai Sekcam terkait penggelapan beras bansos CPP di Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor tengah diusut.Subdit 3 Unit 2 Ditreskrimsus Polda Sumut kini tengah mendalami dugaan korupsi dalam kasus tersebut

“Kita tunggu saja ya..prosesnya,jika LP nya sudah masuk tentu mekanismenya berjalan”kata Kabid Humas Polda Sumut,Kombes Hadi Wahyudi,S.I.K,S.H,M.H kepada wartawan,Jumat ( 09/8/2023) lewat pesan singkat Whats App.

SEKCAM
Ket Gbr : DPP LSM GMPSU Saat mengambil SP2HP dari Penyidik Ditreskrimsis Tipidkor Poda Sumut

Informasi yang dihimpun bahwa penyidik dari Subdit 3 Unit 2 Ditreskrimsus Polda Sumut telah mendatangi kantor lurah Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor guna pengumpulan dokumen-dokumen serta bukti-bukti.

Menurut keterangan Lurah sebagai penganti lurah lama Kwala Bekala,Irwanta Ginting saat di konfirmasi wartawan mengatakan bahwa Polisi sudah datang ke kantor lurah Kwala Bekala

“Iya bg,benar penyidik dari Polda Sumut sudah memdatangi kantor lurah mereka  berjumlah 3 orang ,tujuan untuk mengambil bukti dan keterangan.Tapi masalah itu bang bukan rana saya,saat itu masih Lurah lama karena TKP nya disini jadi,  saya tinggalkan mereka diruangan saya bang.Kita tunggu saja proses selanjutnya “jelas Irwanta kepada wartawan,Sabtu (10/8/202) lewat telephone selulair

Ditanya saat itu yang hadir dalam pertemuan bersama tim penyidik dari Polda Sumut di kantor lurah

“Saat datang penyidik dari Polda Sumut yang hadir,Sekcam Medan Johor dan Kepling xx dengan tujuan untuk dimintai keterangan”jawab Irwanta

sekcam
Ket Gbr : Bukti kepling xx mengambil beras bansos di kantor pos

Kemudian terkait Kepling xx yang diduga telah melakukan penyelewengan penyaluran beras bansos dengan mengalihkan 115 keluarga penerima manfaat (KPM),hingga saat ini belum ada tindakan dari Lurah Kwala Bekala kendati kepling tersebut terbukti telah mengalihkan 8 KPM dari lingkungan x mengambil yang bukan haknya

“Kalau masalah kepling xx itu,kita tunggu saja proses penyelidikan polisi jika terbukti sebagai tersangka terhadap penyelewengan penyaluran beras tersebut ,saya akan pecat dia“ tutur Irwanta

Ironisnya,saat kasus dugaan penggelapan beras bansos tersebut di investigasi oleh LSM GMPSU ditemukan adanya bukti bahwa kepling xx telah berulang kali terdaftar di kantor pos melakukan pengambilan beras bansos milik sebagai KPM serta surat undangan pengambilan beras milik lingkungan x berada dengan kepling xx

Belum sampai disitu,bukti itu diperkuat beras bansos serta undangan milik 8 keluarga dari 115 data pengalihan tersebut semulanya sudah 3 bulan berada di tangan kepling xx,namun setelah hal ini mulai terungkap beras milik lingkungan x telah digantikan selama 3 bulan dan undangan tersebut juga telah diberikan oleh kepling xx kepada KPM.

Terdengar kabar bahwa kepling xx,disebut-sebut punya beking kuat di Pemkot Medan,terkesan Lurah lama yang sudah menjabat Sekcam maupun Lurah baru terkesan tidak dapat melakukan tindakan apapun terhadap kepling tersebut.

“Itu tidak benar bang,tidak ada beking-beking jika sudah ada ketetapan hukum kepling saya bersalah itu akan saya pecat bang”ungkap Irwanta

kemudian saat dikonfirmasi kepling xx,Juliastro Lingga tidak memberikan keterangannya terkait pemanggilan oleh penyidik polda di kantor lurah

“Oh..tanya saja kepada pengacara saya..!!”langsung seketika telephone selulairnya dimatikan oleh Lingga

Terpisah,menurut keterangan Ketum DPP LSM GMPSU Dinatal Lumbantobing,dugaan keterlibatan Sekcam dalam kasus ini masih semasa menjabat sebagai Lurah di Kwala Bekala.

sekcam
Ket gbr : Beras Bansos CPP Program BPN di Kantor Pos Medan Johor

“Saat Sekcam menjabat Lurah,adanya data pengalihan beras bansos sesuai data SPTJM Perwakilan sebayak 115 KPM yang dibuat oleh Kepling xx untuk dialihkan dan hal ini disetujui serta ditandatanggani Lurah.Diketahui atas pengalihan tersebut kuat dugaan beras bansos tidak tepat sasaran,hal ini patut diduga adanya koorporasi dalam penyaluran tersebut tersebut ”jelas DL Tobing sapaan akrabnya

Hingga berita ini di beritakan,Lurah lama yang sekarang Sekcam Medan Johor Yudha Prasetia belum dapat dimitai keterangannya,saat di temukan di kantornya tidak sedang di tempat dan lewat telephon selulair nomor , xxxx- xxxx – 9950 tapi tidak aktif . (Tim)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
895PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles