Dairi, GlobalNEWS21.id – Dalam Momentum Peringatan Hari Jadi Kabupaten Dairi Ke-75 Tahun, Sabtu, (01/10/2022) di Kantor DPRD, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Bupati Dairi DR. Eddy Keleng Ate Berutu memaparkan sejumlah Prestasi Kinerja Pemerintah dibawah kepemimpinannya.
Bupati mengungkapkan, kondisi Pandemi Covid-19 lebih kurang dua (2) tahun telah memberikan tekanan terhadap kondisi perekonomian Nasional hingga perekonomian Daerah. Namun Bupati mengucapkan syukur pandemi Covid-19 sudah mulai pulih dan perekonomian Masyarakat pun sudah perlahan pulih kembali.

“Hari ini Saya sangat senang dan bersyukur bisa bertemu dengan Bapak Ibu dalam Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Dairi Ke-75 Tahun,” kata Bupati.
Bupati berharap, melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Dairi bangkit lebih cepat setelah diguncang pandemi Covid-19 dan semakin Unggul dengan program-program yang sudah direncanakan.
“Sejalan dengan Tema Hari Jadi Kabupaten Dairi yang Ke-75 Tahun, Pemerintah Kabupaten Dairi bersama dengan seluruh Stakeholder dan Masyarakat harus Optimis dan Bangkit lebih cepat dalam Membangun Perekonomian masyarakat,” kata Bupati.

Hal ini disampaikan Bupati Dairi Eddy Berutu, Pemerintah bekerja keras dari berbagai sektor termasuk pertanian. Pemerintah Dairi saat ini fokus untuk memberikan bantuan permodalan kepada masyarakat yaitu melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kluster kopi dan jagung.
“Sampai dengan bulan Oktober ini untuk KUR Kluster kopi sudah tersalur kepada 21 orang petani pada 3 Kecamatan yakni di Kecamatan Sidikalang, Kecamatan Pegagan Hilir, dan Kecamatan Sumbul dengan total luas lahan 15,5 Ha dan total nilai KUR sebanyak Rp.434.000.000,-. Sedangkan untuk KUR Kluster jagung sudah tersalur kepada 36 Orang petani dengan total luas lahan 34 Ha dan total nilai KUR sebanyak Rp.510.000.000,” jelas Bupati.
Lalu, penyaluran alat dan mesin pertanian. Sejak Oktober 2021 sampai dengan saat ini, Pemerintah Kabupaten Dairi telah menyalurkan alat dan mesin pertanian kepada masyarakat, traktor roda 2 sebanyak 16 unit, cultivator sebanyak 20 unit, handsprayer elektrik sebanyak 15 unit, Corn planter dorong sebanyak 65 unit, alat pelobang tanam kopi sebanyak 15 unit, corn sheller sebanyak 4 unit, traktor roda 4 sebanyak 3 unit, combine harvester besar (CHB) 1 unit, Rice Miling Unit (RMU) sebanyak 2 unit.

Lalu, dalam memperlancar mobilitas alat mesin pertanian, Pemerintah Dairi juga membangun jalan pertanian. Sejak Oktober 2021 lalu, sampai dengan saat ini sebanyak 23 paket dengan total anggaran sekitar Rp 3,9 miliar telah dikerjakan.
Selain itu kata Bupati, Pemkab Dairi tengah fokus untuk pengembangan kawasan pertanian terpadu. Program ini adalah bertujuan untuk mewujudkan misi pertama Pemerintah Kabupaten Dairi yaitu meningkatkan kualitas hidup petani dan kesejahteraan masyarakat dengan sistem pengelolaan pertanian dan industri pertanian yang cerdas, modern.
Bupati juga menjelaskan, Pemerintah Dairi tengah menyiapkan lahan seluas 22 Ha untuk ditanami cabe yang akan dilanjutkan pada lahan-lahan lain sebagai bagian dari 440 Ha yang belokasi di Kecamatan Parbuluan.
Selain itu bidang pertanian, Bupati juga fokus untuk membangun perpustakaan di Kabupaten Dairi. Bupati memaparkan, tahun ini ada pembangunan perpustakaan 9,8 milyar.
Perpustakaan ini dibangun di Taman Rekreasi Sidikalang yang didesain rumah Disabilitas dan Lansia. Pembangunan ini telah dimulai pada Bulan Juli Tahun 2022 ini dan kita berharap tahun ini Gedung Perspustakaan tersebut akan selesai di bangun dan operasional.
Selain itu dari sektor pariwista kata Bupati tahun ini Pemerintah mendapat anggaran yang cukup besar yaitu DAK pembangunan Sarana dan Prasarana Pariwisata yang berlokasi di rumah tanggal Kecamatan Silahisabungan.
“Di lokasi rumah tanggal ini sedang dibangun Menara Pandang, Kios Cenderamata, Panggung Kesenian, Jalur Pejalan Kaki/Pedestrian, Plaza Kuliner, Toilet, Gazebo, Tempat Parkir, Tempat Ibadah, Tempat Penampungan Sampah (TPS) dan Tourist Information Center dengan dana keseluruhan sebesar Rp. 8.060.053.920,- dan kita pastikan harus selesai tahun ini juga,” ujar Bupati.
Kemudian dari sektor perhubungan kata Bupati Tahun 2021 telah dimulai pelaksanaan Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan (dermaga) di Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, oleh Kementerian Perhubungan yang bersumber dari APBN Tahun 2021 sebessar 12,3 Milyar.
“Anggaran pembangunan dimaksud berdasarkan usulan Pemerintah Kabupaten Dairi, dimana pelepasan tanah atau lahan pembangunan dermaga dari Pemerintah Kabupaten Dairi. Kita harapkan tahun ini dermaga ini beroperasi dan akan menjadi ikon,” kata Bupati.
Bupati Dairi menjelaskan masih banyak pekerjaan lain yang tengah dikerjakan oleh permerintah. Bupati mengatakan, tanpa dukungan dan partisipasi dari seluruh pihak, program yang kita rencanakan tidak akan terlaksana.
“Diatas segala keterbatasan dan kekurangan dalam pencapaian program kerja yang masih kurang, atas nama Pemerintah Kabupaten Dairi, kedepan pencapaian program-program Pemerintahan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat akan semakin meningkat dan pembangunan di Kabupaten Dairi dapat kita lanjutkan demi terwujudnya,” papar Bupati mengakhiri.
(Junitha)

