17.1 C
New York
Sabtu, April 18, 2026

Buy now

spot_img

Akibat keruhnya Sungai,warga dua Desa Kecamatan Batahan kesulitan mendapatkan Air bersih.

Madina,globalnews21.net | Warga Desa Batu Sondat dan Kampung Kapas Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal mengatakan sangat keberatan Sungai Batang Batahan yang mengalir melintasi beberapa desa hingga bermuara ke Kuala Batahan tercemar dan berlumpur ” diduga akibat kotoran pertambangan emas tanpa izin (PETI) ujar salah satu warga yang tidak mau disebut namanya,”.

Kepala Desa Batu Sondat Zulfikar Nasution kepada wartawan,” sudah dua minggu Sungai Batang Batahan bisa kembali di manfaatkan oleh Warga Desa Batu Sondat,namun pagi tadi warga mengeluh karena tidak bisa lagi memanfaatkan Sungai Batang Batahan karena keruh,” ucap Zulfikar,(22/05/2022).

Hal yang sama juga dibenarkan oleh Kepala Desa Kampung Kapas Iwan ketika dihubungi via WhatsApp mengatakan,” sejak pagi tadi kondisi sungai batang batahan keruh dan warga saya tidak bisa lagi memanfaatkan air sungai batang batahan”, kata Iwan.

Menurut Zulfikar bahwa sungai Batang Batahan keruh di diduga di sebabkan adanya praktek tambang Ilegal di sepanjang Sungai Batang Batahan, ” kita menduga sementara di wilayah pasaman barat Provinsi Sumatera Barat ada tambang yang mengotori anak sungai ”,katanya.

” Kami berharap agar pemerintah desa setempat atau Jorong Nagari turut melarang aktivitas penambang tanpa izin( PETI )di sepanjang Sungai Batang Batahan,karena Sungai di sepanjang Desa Batu Sondat merupakan tempat mandi dan sumber Air minum warga kami ”,harapnya.

Tambahnya,” akibat keruhnya air Sungai saat ini Warga kesulitan mendapatkan Air untuk digunakan sehari-hari, serta tidak bisa di memanfaatkan Air Sungai untuk Air minum seperti biasanya,” tutupnya.(Khairuman Nst)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles