HUMBAHAS,GlobalNEWS21.id –
Dua proyek miliaran yang bersumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2023 melalui sistim lelang e-catalog dikerjakan satu perusahaan, yakni PT Kurnia Djaja Alam.

Proyek tersebut yakni, penanganan long segment Siriaria-Buhit-BTS Samosir , dan penanganan log segment parsingguran-barisan, yang kedua proyek tersebut pada satuan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Humbahas.
Dari pantauan wartawan, Rabu (2/7) meyebutkan pagu kontrak untuk e-catalog penanganan log segment Siriaria-Buhit-BTS Samosir senilai Rp 3.504.682.200.
Kemudian, proyek penanganan log segment parsingguran-barisan senilai Rp 1.975.329.700. Kedua proyek ini , merupakan sistim ecatalog sehingga PT Kurnia Djaja Alam sebagai pihak pelaksanan pekerjaan.
Dilansir dari papan proyek , pengerjaan proyek penanganan log segment Siriaria-Buhit-BTS Samosir memakan waktu selama 150 hari kalender dengan nomor kontrak 7/SP/DAK/PUTR/BM.I/VII/2023.
Sementara, pengerjaan proyek long segment parsingguran-barisan, memakan waktu selama 150 hari kalender dengan nomor kontrak 2/SP/DAK/PUTR/BM.I/VI/2023.
Tampak, dari pengerjaan sudah dilakukan tahap pengerjaan base terhadap lapisan permukaan jalan, dan belum ke pengerjaan pelapisan aspal.
Kepada wartawan, salah seorang warga disekitar menyebutkan bahwa pengerjaan proyek ini baru dikerjakan kurang dua minggu.
” Baru dikerjakan ini lae, tak kurang dua minggu, ujar seorang warga diketahui bermarga Siregar.
Sayangnya, saat dilokasi pengawas pelaksana pekerjaan tidak dapat dijumpai , bahkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari satker PUTR juga tidak ada dilokasi.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUTR Anggiat Simanullang ketika dikonfirmasi diruang kerjanya, tidak dapat dijumpai.
Sama halnya juga, Sekretaris PUTR Renward Henry yang juga PPK kedua proyek tersebut ketika dijumpai dikantornya, tidak dapat dijumpai. Ketika diberikan pertanyaan melalui WhatsApp, Rein diduga memblokir nomor.(REIN)

