7.2 C
New York
Minggu, Mei 3, 2026

Buy now

spot_img

Harga Cabai Merah Makin Pedas di Humbahas

DOLOKSANGGUL,GlobalNEWS21.id – Harga Cabai Merah di Kabupaten Humbanghasundutan Sumatera Utara Merangkak naik Dalam kurun Waktu Beberapa hari terakhir mencapai harga Cabai merah Berkisar 62 ribu hingga 76 ribu rupiah perkilogram.

Harga hasil pertanian komoditi cabai merah mengalami tren kenaikan di Pasar Doloksanggul Kabupaten Humbanghasundutan.

Menurut pantauan GlobalNEWS.id di pasar Doloksanggul Rabu 15/06 harga cabai merah bercokol di harga 65 ribu sampai 70 ribu perkilogram.

cabai

Berdasarkan informasi dari masyarakat/fenomena tingginya harga cabai merah ini sudah berhari-hari dan bahkan berminggu-minggu di pasar Doloksanggul,bahkan pada beberapa hari yang lalu harga cabai merah yang dijual petani mencapai 76 ribu rupiah perkilogram.

Beberapa sumber mengatakan kenaikan harga cabai merah ini dipicu akibat tingginya permintaan di pasaran, sementara pasokan dari petani berkurang karena banyak petani cabai yang gagal panen karena kondisi cuaca yang tidak menentu pada beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga :

Keren! Sukses Tanam Cabai Dengan Produksi 52 ton Pertanian Marpadot Binaan Anggota DPRD Sumut Pantur Banjarnahor

Sementara itu menurut salah seorang petani cabai merah Thomson Lumbangaol,mahalnya harga cabai sudah sangat pantas karena mengingat melonjaknya harga Pupuk untuk Pertanian dan menurut Petani yang berasal dari desa Parsingguran 2 Kecamatan Pollung ini kenaikan harga pupuk dan obat-obatan pertanian saat ini melambung hingga 200 persen dari harga sebelumnya.

Namun begitu Ia mengakui bahwa ini sebuah Berkat dan Rahmat Tuhan kepada Dirinya khususnya dan juga seluruh petani cabai di Indonesia pada umumnya
Ditambahkannya Thomson meski Dinamika harga cabai merah akan terus mengalami perubahan harga.

Thomson berharap Pemerintah dapat menjaga kestabilan harga Cabai,guna menghindari kerugian bagi Petani,”jika fluktuasi harga cabai terjadi,saya berharap harga jangan terlalu anjlok karena kami petani sangat terbebani dengan mahalnya pupuk dan obat-obatan pertanian,”ujarnya.(REIN)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
895PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles