HUMBAHAS, GlobalNEWS21.id –
Sejumlah orang tua Pelajar SMP Negeri 3 Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mengeluh, dikarenakan dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) bertujuan untuk membantu peserta didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk tahun anggaran 2023 tak kunjung cair.
Salah seorang orang tua pelajar bermarga Siregar mengatakan, hingga tahun 2024, dana PIP yang diterima anaknya tahun 2023 lalu belum juga dicairkan.
Padahal, pihak sekolah sudah meminta tandatangan orang tua pelajar untuk pencairan dana PIP 2023 lalu.
” Kita sudah diminta untuk menandatangani, tapi sampai sekarang sudah bulan Maret tahun 2024 tak kunjung dicairkan,” keluh bapak 3 anak ini.
Kepala Sekolah SMPN 3 Pollung Fatmawati Marpaung mengatakan, sekaitan dana PIP pelajar yang belum tersalurkan tahun 2023 agar pihak orang tua diharap sabar.
” Terkait PIP kita tunggulah kabar dari pihak Bank. Sabarlah amang,” ujar Fatmawat via WhatsApp kepada wartawan.
Dia mengatakan, sampai sejauh ini pihak Bank belum ada memberikan informasi kepada pihak sekolah kapan bantuan PIP itu disalurkan.
” Kalau sudah ada informasi , akan kami infokan kepada peserta didik,” kata dia.
Disinggung, berapa jumlah pelajar yang belum menerima bantuan PIP dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud), Fatmawati mengatakan sebanyak 183 orang.
” Data dari dapodik ada 183 orang. Nominal pencairan , ada yang Rp 375 ribu , dan ada yang Rp 750 ribu,” jelasnya.
Lagi, ditanya sekaitan bahwa ada orang tua pelajar menandatangani nominal pencairan sebanyak Rp 1.500.000, berbeda terbalik dari angka nilai pencairan tersebut, Fatmawaty melah mengajak wartawan untuk datang ke sekolah.
” Datang aja amang ke sekolah biar kita komunikasikan dengan baik. Sebenarnya, masalah nominal bukan urusan sekolah, masalah pencairan PIP itu pihak Bank yang mengurus bukan pihak sekolah lagi. Kami hanya memberikan informasi sesuai data yang ada di dapodik,” katanya.
Fatmawaty juga menambahkan, sekaitan ada pelajar mendapat bantuan senilai Rp 1.500.000, bisa langsung dikonfirmasi ke pihak Bank.
” Kalau ada Rp 1,5 juta didapat bisa dikonfirmasi saja ke pihak Bank,” ujar dia.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Humbahas Jonny Gultom, terkesan buang badan. Jonny malah mengatakan, sekaitan bantuan dana PIP dan penjadwalan ada pada pihak Bank.
” Terkait pencairan dana dan penjadwalannya adalah pihak Bank BRI. Jika ada kendala menghubungi agar datang ke Dispen bertemu dan kordinasi dengan ibu Nila Simamora untuk mengkordinasikan ke pihak Bank,” tutup Jonny singkat Via WhatsApp.(REIN)

