Mandailing Natal Global NEWS21.id – Sulhadji usia 20 tahun warga Tano Tiris Dusun 1 korban pembacokan saat di konfirmasi awak media di Rumah Sakit Umum Madina. Jumat, 14/07/2023.
Sulhadji memaparkan kepada awak media, menurutnya, motif pembacokan dirinya ini karena paman nya ada dugaan dendam lama masalah pembagian warisan.
Korban dan ibunya bernama Marian menjelaskan, ” adik korban ada cekcok dengan pamannya lalu terdengar olehnya, niat si korban melerai, namun, tiba tiba pundaknya kena bacok.
Atas kejadian tersebut, Korban berharap ke pada Kapolres Kabupaten Mandailing Natal, agar segera di tangkap pelaku berinisial M, yang juga di duga masih paman nya sendiri.
Keluarga korban juga berharap kepada pihak Penegak Hukum segera di proses secara hukum yang berlaku di negara ini,
Kami tak terima keluarga kami di bacok tanpa ada alasan yang jelas, harap Keluarga korban.
Putra Desa Banjar Malayu Okis Ridwan S.Pd.I yang juga merupakan keluarga korban saat mengkonfirmasi Kapolres Kabupaten Mandailing Natal, mengatakan, melalui alat komunikasi WhatsApp, pihak Kapolres Kabupaten Mandailing Natal, akan memperoses secara hukum walaupun pelaku ada hubungan keluarga dengan korban.
Saat korban menerangkan kejadian pembacokan ini, menurutnya, ada tiga orang mengejarnya, andainya korban tidak melarikan diri tentu akan berakibat fatal,
(Salman Nst)

