16.6 C
New York
Kamis, April 23, 2026

Buy now

spot_img

Wabub Tapsel Serahkan Bantuan Rutin Bulanan Boras Si Pir Ni Tondi Paska Idul Adha 2023

TAPSEL, GlobalNEWS21.id – Wakil Bupati (Wabub) Tapanuli Selatan (Tapsel) Rasyd Assaf Donggoran melalui kegiatan rutin bulanan menyerahkan “Boras Si Pir Ni Tondi” yang merupakan sebuah simbol rasa peduli dari Keluarga Wabub kepada Anak-anak yatim dan Janda yang ada di Tapsel.

Rasyid Dongoran mengatakan bahwa kegiatan rutin bulanan yang bergilir dari setiap kecamatan sebagai bentuk kampanye kepada publik, terutama merangsang agar masyarakat yang ekonominya mampu untuk terus memperhatikan atau peduli kepada anak yatim dan janda yang kategori miskin dan sangat miskin disekitarnya.

“Maksud saya, Kepedulian kita pada anak-anak yatim dan janda miskin, bukan hanya di momentum perayaan agama saja atau saat ada hajatan saja. Peduli anak Yatim dan Janda itu, harusnya menjadi rutinitas dan tanggung jawab moral bagi kita yang diberi Nikmat oleh Tuhan,” jelasnya saat dijumpai diruang kerjanya, Rabu (5/7/2023).

Penerima “Boras Si Pir Ni Tondi” tidak memandang agama dan sukunya apa, pokoknya mereka status janda miskin (tak mampu) maupun yang ditinggal mati suami dan memiliki anak yatim pada umumnya.

“Yang saya data usia janda dibawah usia 55 tahun, karena mereka ini jarang memiliki anak lelaki yang mandiri untuk menghidupi ibu janda dan adik adiknya,” ungkapnya

Rutinitas bulanan penyerahan paket sembako yang berisi beras, minyak makan, gula, teh kotak, garam, ikan kaleng yang disebut “Boras Si Pir Ni Tondi” diserahkan Wabub dari Rumah ke Rumah.

Ketika ditanya sumber dana, apakah APBD tertentu di Tapsel ? Rasyid menyebutkan hal tersebut tidak menggunakan APBD tertentu setiap bulan dan tidak meminta instansi pemerintah maupun swasta untuk pembelian sembako.

Pembelian paket sembako itu bersumber dari keuangan pribadi saya dan istri, jelasnya. Kami berduakan pekerja professional, saya ada bisnis sampingan dan istri saya juga professional dalam bidang tenaga kesehatan dokter spesialis, kami yakin ada hak orang lain dari setiap penghasilan kami berdua setiap bulannya, kami yakin doa-doa rakyat akan membuat kami sehat jasmani dan rohani, seperti yang kami rasakan selama ini, Alhamdulillah kami sekeluarga selalu tenang dan senang secara psikologis, tidak pernah gundah dan galau serta cemas, mungkin itu balasan dari Tuhan dari doa rakyat,” ujarnya seraya bersyukur.

Dirinya tidak membuat acara untuk mengumpulkan kaum ibu janda dan Anak yatim, pola yang dirinya lakukan sejak awal 2022 lalu sampai kini, pola distribusi adalah melakukan antar ke rumah mereka masing masing secara door to door.

“Tanpa seremonial-lah, Nah tadi pagi sampai sore kami keliling mencari rumah rumah anak yatim di Kecamatan Tantom terdapat 24 KK dan Kecamatan Sayurmatinggi 40 KK, ternyata di data saya 80 KK Janda Yatim, ada 11 KK sudah menikah lagi dan ada yang sudah pindah,” ungkap Rasyid.

Pada Juli 2023 ini, dirinya dan tim berkeliling di berbagai desa. “Saya tidak turun langsung, hanya tim saya yang mengantarkan sampai kedepan pintu rumah, saya cukup memantau dari jauh dan menikmati senyum rakyat saya, lagian agar tidak di sangka mereka saya kampanye politik,” ujarnya tersenyum sekaligus menutup pembicaraan. (GN21-DIP)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
895PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles