9.2 C
New York
Sabtu, April 25, 2026

Buy now

spot_img

Tragedi Plumpang, CSIIS: Direksi Pertamina Harus Mundur

JAKARTA, GlobalNEWS21.id – Pengamat Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) mendesak Direksi Pertamina mengundurkan diri.

Desakan mundur itu terkait kelalaian pada peristiwa kebakaran depo Pertamina Plumpang, Jumat (3/3/2023) lalu.

Tragedi pilu yang menewaskan 19 orang dan puluhan menderita luka-luka, jangan hanya dijadikan bahan untuk perbaikan ke depan, karena sudah terjadi yang berulang-ulang.

Kinerja Direksi Pertamina sudah harusnya mendapatkan evaluasi menyeluruh dan harus ada perubahan yang mendasar pada bagan manajemen.

“Saya minta untuk direksi berbesar hati mundur sebagai tanggung jawab moril terhadap seluruh korban. 19 nyawa itu bukan hal yang bisa dikesampingkan, itu sudah tragedi,” tegas Direktur Eksekutif CSIIS Sholeh Basyari kepada wartawan, Senin (6/3/2023).

Menurut data yang diperoleh pihaknya, pada rentang tiga tahun terakhir sudah terjadi 3 kali peristiwa kebakaran besar pada depo Pertamina.

Hal itu harus menjadi catatan, mengingat Pertamina adalah perusahaan mega asset dan padat teknologi, dimana keselamatan kerja harus menjadi yang terpenting dan yang utama.

“Bagaimanapun saat ini ‘safety work’ menjadi perhatian utama dan menjadi syarat sebuah perusahaan disebut multinasional. Pertamina sudah gagal memenuhi syarat itu, jelas target yang diberikan Presiden Jokowi gagal total,” lanjut Sholeh.

Tidak hanya soal kebakaran, Pertamina di bawah kepemimpinan Direktur Utama Nicke Widyawati juga tersangkut beberapa masalah lain.
Yang paling nyata, Pertamina selalu mengalami kerugian sejak beberapa tahun terakhir.

“Kerugian Pertamina capai 190 triliun zaman Nicke. Belum lagi isu-isu soal hubungan internal yang tidak kondusif, rawan nepotisme dan kinerja yang buruk. Semua itu sudah cukup untuk melakukan evaluasi dan perubahan ekstrem,” papar Aktivis Nahdltul Ulama (NU) itu.

Selain kinerja yang sudah sangat mengkuatirkan, CSIIS juga menyoroti soal panjangnya durasi kepemimpinan Nicke Widyawati di pucuk pimpinan perusahaan plat merah paling kaya itu.

“Erick Thohir harus berani mereformasi Pertamina, jangan sampai buruknya kerja Pertamina membebani bagusnya kinerja BUMN yang lain. Kita tahu selama Erick di BUMN sudah ada peningkatan keuntungan, tapi Pertamina masih menjadi beban,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, kebakaran hebat di Depo Pertamina Plumpang di Jalan Tanah Merah Bawah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, terjadi pada Jumat (3/3/2023) malam.

Api dilaporkan muncul pada pukul 20.11 WIB, berasal dari ledakan pipa bahan bakar minyak (BBM) di area depo.

Sebanyak 19 orang dilaporkan meninggal dunia dan 49 luka-luka akibat kebakaran ini. Sementara, ratusan lebih dari seribu warga setempat mengungsi di sejumlah lokasi. (GN21-Red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
895PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles