HUMBAHAS, GlobalNews21.id – Tujuh orang wakil rakyat dari Komisi IV DPR RI berkunjung ke lokasi Food Estate (FE) Hortikultura di Desa Riaria Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Kamis (26/1/2023). Mereka juga berdiskusi dengan petani.
Rombongan dipimpin Djarot Saiful Hidayat (PDIP), Maria Lestari (PDIP), Mindo Sianipar (PDIP), KRT Darori Wonodipuro (Gerindra), Sulaiman L Hamzah (Nasdem), Edwar Tannur (PKB), dan Slamet (PKS).
Sebelumnya, kedatangan wakil rakyat tersebut disambut oleh Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, para OPD, dan tokoh masyarakat di Hotel Ayola, Dolok Sanggul.

Didampingi Bupati mereka meninjau dan melihat secara langsung lokasi pelaksanaan program Food Estate Hortikultura yang berada di Desa Riaria Kecamatan Pollung.
Bupati mengatakan kunjungan ini suatu kebanggaan bagi masyarakat, dimana kehadiran anggota DPR RI itu akan memberikan arahan dan pencerahan kepada pemerintah tentang pengembangan Food Estate di Kabupaten Humbahas.
“Food Estate merupakan konsep pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi yang dikembangkan oleh Pemerintah sebagai bagian dari upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang,” katanya.

Lebih lanjut, Food Estate dilaksanakan dengan koordinasi Kemenko Marvest, Kementan, Kementerian PU, Kementerian ATR, Kementerian LHK dan lembaga lainnya. Pada awalnya lahan di Kecamatan Pollung merupakan kawasan Konsesi PT Toba Pulp Lestari (TPL).
Kemudian, sebut Bupati, Pemkab Humbang Hasundutan mengusulkan ke Kementerian LHK perubahan konsesi PT. TPL yang semula 31.336 hektar, setelah pengurangan menjadi 9.600 hektar.
Pada tahap pertama Tahun 2020, dikelola 1.000 hektar untuk kegiatan pengembangan Food Estate, dimana 215 hektar dikelola Kementerian Pertanian dengan komoditi bawang merah, bawang putih, dan kentang. Sementara, 785 hektar merupakan areal pengembangan selanjutnya.
Mulai Tahun 2021-2022, program Food Estate di Kabupaten Humbang Hasundutan dilaksanakan tidak lagi menggunakan APBN Kementerian Pertanian. Pola pertanaman yang dilaksanakan sampai saat ini adalah melalui kerjasama dengan Investor/Offtaker.
Total Produksi Food Estate Kabupaten Humbang Hasundutan sampai dengan saat ini adalah 392 ton Kentang, 165 ton Bawang Merah, 294 Ton Kubis, 271 ton Cabai, 93 ton Jagung, 26 ton Tomat dan 13 ton Bawang Putih.
Produktivitas maksimum untuk kentang mencapai 24 ton/Ha. Bawang merah mencapai 13 Ton/Ha. Total petani yang terlibat adalah 350 petani yang tergabung dalam 9 korporasi petani.
Terdapat 7 investor yang telah bergabung yaitu PT. Parna Raya dengan komoditi bawang merah dan bawang putih, PT. Indofood dengan komoditi kentang, dan PT. Eden Farm dengan komoditi kentang.
Selain itu, PT. Ewindo dengan komoditi kentang, PT. DSR dengan komoditi kentang, bawang merah, dan buncis, PT. BISI dengan komoditi jagung, dan PT. Champ dengan komoditi kentang.
Djarot Saiful Hidayat mewakili anggota DPR RI yang hadir menyampaikan terima kasih atas sambutan yang hangat dari pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Kata Djarot, sejak awal ditetapkannya Kabupaten Humbang Hasundutan sebagai tempat pengembangan Food Estate, Komisi IV DPR RI turun ke lokasi pada tahun 2021.
“Kita mendapatkan informasi tidak cukup menggembirakan. Presentasi Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan informasi tentang Food Estate cukup menggembirakan,” katanya.
Disamping itu, disampaikan bahwa ada tujuh investor yang bekerjasama dengan kelompok tani di areal Food Estate. Untuk melihat secara langsung perkembangan Food Estate, maka Komisi IV DPR RI hadir.
Presiden RI Joko Widodo, sebut Djarot, beberapa kali menyampaikan bahwa dunia akan mengalami krisis pangan, maka Food Estate merupakan program yang sangat strategis untuk mengatasi krisis pangan.
“Program yang sangat strategis dan sangat jenius dari Bapak Joko Widodo merupakan jawaban atas krisis pangan. Kita menginginkan bahwa Food Estate yang ada di Sumatera Utara bisa berhasil dan Sumatera Utara menjadi lumbung pangan,” ungkapnya.
Ungkapan terima kasih atas kunjungan wakil rakyat tersebut, Pemkab Humbahas bersama masyarakat memberikan cendramata berupa ulos. Tampak hadir Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin, dan Wakil Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan. (GN21-Rein)

