DAIRI, GlobalNews21.id – Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama OPD Pemkab Dairi menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Medan, Kamis (19/1/2023) lalu.

Rapat koordinasi itu digelar untuk menindaklanjuti arahan dan poin penting dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Rakornas di Sentul, Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diketahui, dalam arahan Presiden Jokowi, para Kepala Daerah dan Forkompinda diminta kerja keras menangani inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan upaya bersama menurunkan stunting.
“Saya ingin arahan Presiden ini bisa dipahami oleh birokrasi Pemkab Dairi di semua tingkatan. Sehingga kita bisa bergerak bersama dan seirama,” Bupati.
Dikatakan Eddy, dalam rapat koordinasi tersebut yang dibahas soal pengendalian Inflasi, penurunan stunting, dan pertumbuhan ekonomi.
Untuk pengendalian inflasi, papar Eddy, Dinas-dinas harus melakukan pemantauan harga untuk memastikan ketersediaan bahan pokok. Kemudian, diminta juga memperkuat pengawasan melalui sidak pasar dengan bersinergi dengan Satgas Pangan.
“Sehingga potensi inflasi bisa ditekan sedini mungkin. Kita lebih baik mengantisipasinya,” harapnya.
Soal pengendalian inflasi, menurutnya, Pemkab Dairi sudah melakukan berbagai upaya. Pertama melakukan pencanangan Kawasan Pertanian Terpadu KPT di Desa Parbuluan V Kecamatan Parbuluan.
Sebab, beberapa waktu lalu, Gubsu Edy Rahmaydi dan Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak turun melakukan tanam perdana cabai di Parbuluan.
Lebih lanjut Eddy mengatakan, Pemkab Dairi sudah menjajaki Kerjasama Antar Daerah (KAD) dengan Wali Kota Medan. KAD ini diharapkan mampu menekan laju inflasi.
Selain melakukan KAD, dan Pencanangan Kawasan Pertanian Terpadu, Pemerintah Kabupaten Dairi menekan inflasi juga melalui dukungan APBD.
“Nah intinya rakor ini bertujuan menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, sekaligus untuk membahas kegiatan Pemkab Dairi untuk tahun 2023,” ujarnya.
Bupati berharap, seluruh OPD harus saling bersinergi, terutama mewujudkan visi-misi Kabupaten Dairi yaitu, Dairi Unggul mensejahterakan masyarakat dalam harmoni keberagaman. (GN21-Junitha)

