15.3 C
New York
Sabtu, Mei 16, 2026

Buy now

spot_img

Hati-hati, Banyak Kubangan dan Jalan Rusak ke Pasar Induk Tuntungan

MEDAN, GlobalNEWS21.id – Pemandangan jalan rusak dan kubangan ternyata masih banyak bertebaran di Kota Medan. Alhasil warga pun bingung harus mengeluh pada siapa.

Seperti terlihat jalan yang rusak parah dan banyak kubangan di Jalan Bunga Turi 1, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Bahkan di depan Kantor Lurah Sidomulyo ada kubangan yang rusak parah dan menganga.

Sedikitnya ada sekitar 50 kubangan kerbau yang kondisinya sangat memprihatinkan, sehingga menggangu pengguna jalan. Jalan ini terkesan luput dari perhatian pemerintah ataupun instansi terkait.

Dengan kondisi seperti itu yang paling menderita dan dirugikan tentu saja pengguna jalan serta masyarakat yang melintas. Padahal masyarakat rutin membayar pajak kepada negara sebagai kewajiban.

Belum lagi jalan ini salah satu akses utama menuju Pasar Induk Sayur Mayur dan Buah-buahan milik Pemko Medan itu. Akses lain juga bisa dilalui dari daerah Simpang Selayang. Ada dua akses utama menuju Pasar Induk tersebut.

Pasar Induk ini merupakan salah satu pusat pasar sayur mayur dan buah-buahan yang terbesar di Provinsi Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

Tak heran setiap hari pasar tersebut selalu ramai di kunjungi pedagang untuk memasarkan hasil pertanian mereka.

Kendaraan roda empat milik pedagang yang hendak mengantarkan hasil pertanian mereka kerap berdatangan ke pasar induk ini, baik dari luar kota maupun dalam kota, seperti Kabupaten Tanah Karo dan daerah lainnya.

Amatan GlobalNews21.id, Rabu (4/1/2023) pukul 16.26 WIB, sebagian lubang dan kubangan ditutupi dengan kursi bekas, sisa-sisa kayu, pipa bekas dan bambu menandakan jalan rusak, agar pengguna jalan baik roda empat maupun roda dua tak terjebak dalam kubangan tersebut.

Sedangkan jarak ruas jalan mulai dari Jalan Jamin Ginting melintasi Jalan Bunga Turi 1 hingga ke Pasar Induk Tuntungan kurang lebih 1.5 kilometer.

Terdapat puluhan lubang dengan lebar 1 hingga 2 meter, panjang 1,5 hingga 2 meter, dengan kedalaman satu jengkal orang dewasa.

Apabila ada pengendara roda dua dengan kecepatan agak tinggi di pastikan jatuh terperosok ke dalam kubangan. Sedangkan roda empat harus ekstra hati-hati mencari jalan yang lebih mulus untuk menghindari lubang.

Seorang warga sekitar, M boru Pane mengaku setiap hari melintasi jalan tersebut. Ia sering was-was jika malam hari, apalagi kondisi hujan lubang tak terlihat karena penuh dengan air. Sering juga pengendara terjatuh dan terperosok ke dalam kubangan yang rusak.

Wanita paruh baya itu memohon kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution agar dapat memperhatikan kondisi jalan rusak tersebut dengan harapan segera diperbaiki.

“Parah kali jalan ini pak banyak lubang dan rusak. Pernah suamiku habis pulang kerja terjatuh dan terperosok ke lubang. Kami mohon kepada pemerintah supaya sepanjang jalan diperbaiki lah jalan berlubang itu,” kata M boru Pane, Rabu (4/1/2023).

Camat Medan Tuntungan, Harry Indrawan Tarigan, S.STP ketika dikonfirmasi memilih tidak banyak berkomentar.

Namun ia mengakui bahwa kondisi jalan rusak tersebut sudah diketahui dan sudah pernah dilaporkan kepada dinas terkait.

Bahkan, sebut Harry, pernah juga melayangkan surat ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan tahun 2022 lalu. Akan tetapi diduga tak kunjung ditanggapi.

Terbukti, hingga saat ini sudah masuk tahun 2023, sedangkan jalan masih tetap rusak dan banyak lubang bertebaran disana sini.

“Sudah disurati ke dinas PU di tahun 2022 bang,” kata Harry Indrawan Tarigan singkat via WhatsApp, Rabu (4/1/2022). (GN21-Red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles