10.9 C
New York
Sabtu, Mei 2, 2026

Buy now

spot_img

Pertama di Sumut, Program Masjid Mandiri Besutan Bobby Nasution  Jadi Solusi Konkret Ekonomi Umat

Medan, GlobalNEWS21.net | Setelah sebulan dilantik menjadi Wali Kota Medan, Bobby Nasution bersama Wakil Wali Kota H Aulia Rachaman  langsung meluncurkan program Masjid Mandiri. Program ini bertujuan untuk memakmurkan masjid beserta jamaahnya. Melalui program ini, menantu Presiden Joko Widodo itu berharap masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah saja, tapi juga dapat digunakan sebagai sentra aktivitas masyarakat, baik itu termasuk pemberdayaan ekonomi, pendidikan, sosial maupun politik. Oleh karenanya ia berharap program ini nantinya dapat membangun kemajuan ekonomi umat dan peradaban Islam dari masjid. Kamis (02/12/21)

Baca juga :

Gercep, Revitalisasi Drainase di Kota Medan, MKF MNI Kota Medan :  Apresiasi Bobby Nasution

Rasa optimis Bobby Nasution ini dikuatkan lagi karena ekonomi syariah  pertama kali diperkenalkan dan dipraktikkan di masjid, bukan melalui dunia perbankan. Itu sebabnya melalui program Masjid Mandiri ini,  pemberdayaan ekonomi syariah harus dilakukan dari masjid dengan mengembangkan ekonomi syariah. Melalui masjid, kata Bobby,  harus disyiarkan dan diajarkan ekonomi syariah kembali kepada para jamaahnya sehingga mereka mengetahui lebih dalam lagi ilmu ekonomi yang sesuai dengan syariat Islam. “Cita-cita saya ingin menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat beribadah saja, tapi juga kebangkitan peradaban dan ekonomi syariah. Untuk mewujudkannya, tentunya dibutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Di samping itu untuk mencapainya, caranya harus dimulai dari masjid. Sebulan setelah dilantik dan tepatnya Ramadhan lalu, program Masjid Mandiri diluncurkan. Saya minta minta program Masjid Mandiri harus jalan. Jadi, mari kita bersinergi guna mensukseskannya,” kata Bobby Nasution beberapa hari lalu.

Diungkapkan Bobby, jumlah masjid yang ada di Kota Medan saat ini tercatat sebanyak 1.115 masjid dengan kondisi fisik yang sangat baik. Apabila seluruh masjid mensyiarkan ekonomi syariah, ia optimis tidak ada lagi jamaah yang mau menggunakan uang riba  karena telah mengetahui betapa besarnya dosa melakukan praktik riba tersebut. Terkait itu, suami Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu berharap agar program Masjid Mandiri dapat berjalan dengan baik sehingga tujuannya untuk meningkatkan prekonomian dan  peradaban Islam terwujud.

Tidak itu saja, Bobby juga berharap jika program Masjid Mandiri berjalan sesuai yang diharapkan tentunya dapat mendukung pembangunan Islamic Centre yang sudah sangat lama dirindukan umat Islam  Kota Medan. “Kita tidak ingin hanya sekedar membangun fisik bangunannya semata, tapi juga  harus membangun kehidupan Islamic Centre melalui program Masjid Mandiri yang telah kita jalankan saat ini,” ungkapnya seraya menambahkan, Pemko Medan di tahun 2022 telah menganggarkan untuk pembangunan fisik Islamic Centre.

Program Masjid Mandiri yang dibesut Bobby Nasution mendapat apresiasi dari Akademisi Fakultas Ekonomi Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Safwan Bukhari SE Msc IBF. Dikatakan Safwan, dirinya sangat mendukung, sebab tujuannya untuk mensejahterakan kemaslahatan umat, khususnya di sektor perekonomian.

Dalam membuat konsep Masjid Mandiri, ungkapnya Safwan, harus memperhatikan pengelolaan dana di masjid tersebut. Sebab, dana yang dikelola Badan kenaziran Masjid (BKM) berasal dari sedekah masyarakat  sehingga pihak BKM tidak bisa sembarang memberi bantuan dengan mengambil keuntungan. Dalam ekonomi syariah,  jelasnya ada istilah akad qardh yaitu pinjaman yang mana tidak mengharapkan imbalan. Dimana akad qardh tadi, imbuhnya,  bisa menjadi qardh al hasan. Artinya, ketika peminjam tidak bisa mengembalikan dalam periode tertentu yang sudah disetujui di awal kontrak, maka pihak masjid bisa melepaskan hutang tersebut kepada si peminjam.tersebut. “Yang kedua Masjid Mandiri tersebut harus membangun baitul mal yakni rumah harta. Dimana konsep dari baitul mal ini adalah mengelola dana sedekah, infaq dan wakaf dari masyarakat, sehingga ada lembaga yang mengatur dana yang ada di dalam masjid tersebut agar bisa dikelola untuk kemaslahatan umat di sekitar masjid. (Jhonny Salam/Kominfo Medan)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
895PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest Articles